“Body Dharma” Mendapat Undangan Khusus Festival Sketsa Indonesia 2019

oleh -

“Body Dharma” Mendapat Undangan Khusus Festival Sketsa Indonesia 2019

Semangatnews.com, Padang – Seniman sketsa (sketsaer) Body Dharma (64 th) asal Kayutanam, Sumatera Barat yang baru saja mengelilingi 19 provinsi dari 34 provinsi yang akan dikelilinginya di Indonesia, mendapat undangan khusus mengikuti pameran “SKETSAFORIA URBAN Festival Sketsa Indonesia 2019 di galeri Nasional, Jakarta, sejak 12 September s.d 12 Oktober 2019 mendatang.

Kepastian keikutsertaan Body Dharma sebagai peserta khusus dalam pameran besar Sketsaforia Urban dalam festival sketsa Indonesia 2019 itu diperoleh sketsaer ini setelah memperoleh konfirmasi dari Galeri Nasional Jakarta yang disampaikan Kepala Galeri Nasional, Pustanto, sebagaimana disampaikan Body Dharma di Kayutanam, Sabtu (24/08).

Menurut Sketsaer Body Dharma, keikutsertaannya sebagai undangan khusus mengikutsertakan 5 sketsa karyanya yang dibuat di sejumlah daerah, diantaranya jembatan sketsa berjudul “Jembatan Panjang – Kapuas Kalimantan”, “Gedung BI Kota Tua Jakarta kota”, “Gedung Tua NTT”, “Gedung Lawan Sewu” dan “Angkutan Kota Padang” yang dibuat masing-masing di atas kertas A3 berukuran 30 x 42 cm, ujar Body Dharma memberi penjelasan.

Dalam proses seleksi puluhan sketsa hitam putih karya Body Dharma untuk diikutsertakan sebagai peserta khusus pameran Sketsaforia Urban Festival Sketsa Indonesia 2019 itu, saya meminta kurator Muharyadi untuk menyeleksi langsung dari ratusan sketsa yang saya perlihatkan, ujar Body Dharma lagi.

Menerut keterangan panitia Festival Sketsa Indonesia 2019, Putra Murdani, dari jumlah peserta seluruh provinsi di Indonesia telah diseleksi 411 karya dari 256 calon peserta yang berasal dari 17 provinsi di tanah air, 76 peserta dinyatakan lolos untuk mengikuti Festival Sketsa Indonesia 2019 selama satu bulan penuh. Satu peserta diantaranya Body Dharma dari Sumatera Barat mendapat undangan khusus mendampingi karya-karya Festival, ujar Putra Murdani yang dihubungi via telepon, Sabtu (24/08).

Sementara pengamat seni rupa dan kurator, Muharyadi, saat diminta tanggapannya perihal undangan khusus yang diperoleh Body Dharna pada Festival Sketsa Indonesia 2019 dengan melibatkan 5 sketsa khusus sebagai gambaran tentang Indonesia yang digoresnya melalui karya sketsa itu, tidak merasa kaget.

Karena sketsa-sketsa Body Dharma yang saya kenal selama ini tidak hanya memiliki garis-garis indah, tajam dan terstruktur dengan ketebalan dan ketipisannya, tetapi juga obyek-obyek yang diangkatnya kepermukaan sebagai centre of interest sketsa, misalnya obyek-obyek budaya, pasar tradisional, rumah ibadah dan gedung-gedung tua peninggalan penjajah tempo dulu diberbagai provinsi, ujar Muharyadi. (FR)