Bukan Tahun Ini, Gerhana Matahari Cincin Pernah 3 Kali Terjadi di Indonesia

oleh -

SEMANGATNEWS.COM – Gerhana Matahari Cincin adalah salah satu tipe dari gerhana matahari.

Gerhana matahari akan terjadi jika matahari, bulan dan bumi berada pada satu garis lurus.

Kondisi ini akan menyebabkan bulan jatuh pada bumi. Bulan berukuran sekitar 400 kali lebih kecil dari ukuran matahari dan berjarak 400 kali lebih dekat ke bumi.

Terjadi saat Matahari, Bulan dan Bumi tepat berada segaris dan pada saat itu piringan Bulan yang teramati dari Bumi lebih kecil daripada piringan Matahari.

Baca Juga:  [Prediksi Cuaca]: Waspadai Hujan dan Petir di Sejumlah Wilayah Sumbar 3 Hari ke Depan

Mengutip laman Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), fenomena astrologi ini juga sekaligus menandai fase Bulan baru.

Namun kali ini fenomena Gerhana Matahari Cincin tidak dapat disaksikan masyarakat di Indonesia.

Fenomena Gerhana Matahari Cincin pada 10 Juni 2021 hanya dapat dilihat di wilayah tertentu seperti:

  • Pulau Ellesmere dan Baffin, Kanada
  • Kawasan Siberia, Rusia.
  • Sejumlah wilayah masih dapat menyaksikan gerhana meskipun tidak sempurna atau hanya sebagian yaitu: Greenland, Islandia, Eropa, Rusia, Asia Tengah, China bagian barat
Baca Juga:  Catat! 31 Hari Penting Bulan September 2021, Hari Jantung Sedunia, HUT Radio Republik Indonesia, Hari Pelanggan Nasional, HUT PMI dan Lainnya,

Gerhana matahari cincin terjadi apabila jarak antara bulan dengan bumi mendekati jarak terjauhnya.

Kondisi ini menyebabkan matahari tidak sepenuhnya tertutup oleh bulan dan menghasilkan cincin cahaya di sekitar bulan yang gelap.

Adapun gerhana yang akan datang yang berasosiasi dengan gerhana ini adalah GMC 2 Juli 2038.

Meskipun peristiwa GMC di suatu lokasi dapat diprediksi dengan baik, peristiwa tersebut tidak berulang di lokasi tersebut dengan siklus tertentu.

No More Posts Available.

No more pages to load.