Bupati Yudas, Mentawai Lakukan Simulasi Kesiapan Bencana.

oleh -

Semangatnews, Sikabaluan – Pelaksanaan simulasi bencana di Sekolah Dasar Pokai Desa Sikabaluan merupakan upaya pendidikan pengetahuan dan menyiapkan diri bagi generasi mendatang Kepulauan Mentawai dalam menyiapkan diri ketika terjadi bencana, baik gempa maupun tsunami.

Hal ini disampaikan Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabagalet disela-sela kesibukan hari ini, lewat whastaap, Minggu (14/3/2019).

Lebih lanjut Yudas menyampaikan, Kepulauan Mentawai merupakan salah satu daerah di Indonesia sebagai daerah rawan bencana.

Dan berbagai analisa dan prediksi banyak pakar bencana, kepulauan merupakan daerah rawan bencana alam terutama bencana gempa bumi, karena berada pada pertemuan lempengan yang bergerak.

“Menyikapi kondisi pemerintah kabupaten kepulauan Mentawai, setiap saat selalu melakukan sosialisasi dan simulasi bencana bagi masyarakat sebagai membangun kesiap-siagaan bencana masyarakat,” ungkapnya

Bupati Yudas juga mengatakan, isu tentang megathrust Mentawai merupakan momentum bagi kita semua berupaya melakukan percepatan pembangunan di kepulauan Mentawai, infrastruktur, jalur evakuasi, e-warning system serta kesiap-siagaan masyarakat.

Kemudian juga melakukan pola kesiap-siagaan bencana dengan kegiatan menjaga kelestarian alam. Namun untuk percepatan pembangunan kepulauan Mentawai membutuhkan dana, tentu perhatian pemerintah pusat dan provinsi sesuatu yang amat mendukung kemajuan pembangunan Mentawai untuk kesejahteraan kehidupan yang lebih baik.

“Namun dibalik daerah rawan bencana, sesungguhnya Kepulauan Mentawai juga merupakan daerah dengan memiliki potensi keindahan alam dan kekayaan lautnya yang belum terkelola dengan maksimal,” ujarnya

“Yudas terakhir mengajak seluruh komponen masyarakat Kepulauan Mentawai mau bersahabat dengan alam dalam menghadapi tantangan bencana. Kesiap- siagaan sesuatu yang penting diketahui masyarakat, dapat menjadi pakai dan budaya. Sehingga resiko dampak bencana dapat dikurangi, tidak ada korban jiwa,” harapnya.