Dewan Kehormatan PWI Pusat: Wartawan Jangan Ragu Lakukan Investigasi Kematian Laskar FPI

oleh -

Dewan Kehormatan PWI Pusat: Wartawan Jangan Ragu Lakukan Investigasi Kematian Laskar FPI

SEMANGATNEWS.COM- Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia ( DK PWI ) Pusat mendorong wartawan melakukan penelusuran dan investigasi untuk mengungkapkan kasus kematian laskar FPI dalam insiden di KM 50 jalan tol Jakarta -Cikampek Senin (7/12) pagi yang kini menjadi sorotan media internasional.

Hal itu menjadi keputusan rapat daring DK PWI Selasa (8/12) petang. Rapat dihadiri Ketua DK PWI Ilham Bintang, Sekretaris Sasongko Tedjo, anggota : Tri Agung, Asro Kamal Rokan dan Nasihin Masha.

Ilham Bintang menegaskan, Dewan Kehormatan PWI Pusat perlu membuat pernyataan untuk mengurangi keraguan wartawan dalam mengungkap kebenaran, terkait kasus bentrokan antara aparat Polri dan laskar FPI.

Baca Juga:  Rano Karno Kagumi dan Apresiasi Seni Budaya Sumbar

“Pernyataan ini perlu untuk mengurangi keraguan wartawan dan media dalam melakukan investigasi terhadap peristiwa tol Cikampek,”tegas Ilham.

Langkah wartawan untuk mengungkapkan kasus di tol Cikampek bukan untuk mencari siapa salah dan siapa benar, melainkan untuk menjalankan fungsi pers yang sesungguhnya, sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Wartawan Indonesia.

Baca Juga:  Mengenang Bens Leo, Wartawan Berpembawaan Tenang Dengan Wajah Selalu Berhias Senyum

“Semagat kita menjaga kemerdekaan pers, menaati kode etik dan kode perilaku wartawan,”tambah Asro Kamal Rokan.

Tri Agung menjelaskan dalam buku “Sembilan Elemen Jurnalisme: Apa yang Seharusnya Diketahui Wartawan dan Yang Diharapkan Publik”(Yayasan Pantau, 2006), Guru jurnalislistik Bill Kovach dan Tom Rosentiel mengingatkan elemen dasar jurnalistik yang seharusnya dipatuhi oleh seorang wartawan.

No More Posts Available.

No more pages to load.