Gaduh Larangan Ekspor Batu Bara : Alangkah Lucunya Negeri Ini

oleh -

Jangan berdebat tinggi mana derajat larangan ekspor oleh Presiden dengan keputusan Menkomaninves yang “menentang” itu atau menganulirnya. Faktanya putusan terakhirlah yang berlaku. Pas waktu yang dititahkan ” LBP” tanggal 12 Januarin, kapal pengangkut batubara pun bertolak dari dermaga. Bersuka cita lah pengusaha tambang yang sejak awal menganggap larangan itu mengada – ada dan merugikan kalangan usaha, dan mendadak.
Please, jangan bertanya adakah hubungan pernyataan Menteri Investasi Bahlil Lahaladalia, di masa gaduh itu. Bahlil mengatasnamakan pelaku dunia usaha meminta agar ada perpanjangan masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo hingga 2027. Yang pasti, akibat pernyataan itu Bahlil dibully dimana – mana oleh banyak kalangan sampai sekarang. Pernyataan itu dianggap melanggar konstitusi. Sesuatu yang diresahkan oleh Ketua Umum PDI -P Perjuangan dilakukan oleh penyelenggara negara. Kritik Megawati Soekarnoputri itu disampaikan pada peringatan HUT ke 49 PDI-P, juga menyasar penyelenggara negara dan pengusaha yang justru memanfaatkan pandemi untuk mengeruk keuntungan. Padahal, mereka tahu situasi pandemi itu telah membuat mayoritas rakyat Indonesia menderita. Meski menganggap Jokowi adalah petugas partainya, sehingga dengan mudah menumpahkan kekesalannya karena kenaikan bahan pokok masyarakat, namun Presiden ke 5 RI tetap menyampaikan rasa hormatnya kepada Jokowi. Pada momen itu pujian kepada Jokowi tak dilupakan. Seolah sengkarut yang dikritiknya terjadi di lingkungan penyelenggara negara bukanl bagian tanggung jawab Presiden Jokowi.

No More Posts Available.

No more pages to load.