Gubernur dan Bakor KAN Sepakati Tidak Ada Dualisme KAN di Nagari

oleh -

Gubernur dan Bakor KAN Sepakati Tidak Ada Dualisme KAN di Nagari

SEMANGATNEES.COM-Gubernur Sumbar Mahyeldi, SP Datuak Maradjo sepakat dengan Badan Kordinasi Kerapatan Adat Nagari (Bakor KAN) Sumbar untuk bersama-sama memperkokoh adat Minangkabau yang ada di setiap nagari. Caranya adalah dengan memperkuat KAN sebagai lembaga adat di nagari.

“KAN sebagai lembaga yang akan menjaga adat harus diperkuat dan mendapat pembinaan. Tidak ada pemekaran KAN meskipun jumlah nagari bertambah,” kata Gubernur Mahyeldi ketika menerima Pengurus Bakor KAN Sumbar di Istana Gubernuran, Jl. Sudirman Padang, Minggu (21/3) lalu.

Baca Juga:  Wako Herman Safar Ingin Jadikan Bukittinggi Hebat dalam 7 Sektor

Ketua Umum Bakor KAN memimpin langsung yaitu Dr. Ir. Yuzirwan Rasyid Dt. PGP Gajah Tongga, Dewan Pembina Drs. H. Syafrizal, MM Datuak Nan Batuah, Sekretaris Umum Dr. Yulizal Yunus Dt. Rajo Bagindo, dan Bendahara Umum Zulhendri Ismet St. Rajo Bungsu. Pengurus Harian Bakor KAN lainnya yang ikut mendampingi adalah Zaitul Ikhlas Rajo Intan, Azhar Nuri Dt. Rajo Nan Putiah, Ir. Surtaveri Dt. Rajo Panghulu dan Sukirman Dt. Tun Bijo.

Baca Juga:  AGUS JABO; TATA KELOLA PARTAI TIDAK DEMOKRATIS

Gubernur dan Bakor KAN juga menyepakati, nilai-nilai adat yang hidup di nagari harus dipelihara. Ninik mamaklah yang memelihara. Kalau ada anak kemenakan yang keliru, agar diluruskan kembali oleh ninik mamak sesuai aturan adat. Malah Gubernur berharap Bakor KAN menginisiasi upaya penulisan adat salingka nagari di masing-masing nagari sebagai dokumenter.