Gubernur Sumbar Dukung Keberadaan Prodi Kedokteran Kekhususan Olahraga UNP

oleh -

SEMANGATNEWS.COM – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mendukung penuh kehadiran Prodi Kedokteran Universitas Negeri Padang (UNP) dengan kekhususan kedokteran olahraga (Sport Medicine). Karena distribusi Dokter umum di Indonesia dengan kebutuhan masyarakat masih kurang.

Dan kondisi wabah pandemi Covid-19 banyak sekali merenggut nyawa tenaga kesehatan. Maka sangat diperlukan dokter umum untuk dibekali dengan kognitif dan keterampilan kedokteran olahraga untuk mengatasi permasalah yang ada di Indonesia khusus di Sumatera Barat.

Baca Juga:  Upacara Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2021 dengan Irup Bupati Rusma Yul Anwar

Demikian sampaikan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah pada saat pembukaan Prodi Kedokteran Universitas Negeri Padang (UNP) dengan kekhususan kedokteran olahraga (Sport Medicine) dan ceramah ramadan di Mesjid Al-Azhar UNP, Sabtu, (24/4/2021).

Gubernur Sumbar mengatakan berkaitan dengan fakultas kedokteran olahraga, di sumatera barat belum ada fakultas kedokteran olahraga apa lagi Indonesia juga belum ada. dengan adanya prodi kedokteran olahraga ini itu sangat dibutuhkan untuk memberikan hak yang positif untuk Sumbar kedepan.

Baca Juga:  Wagub Sumbar Safari Ramadan di Masjid Jami' Aia Botuang, Pasbar Daerah Produksi Pangan

“Apalagi dengan hadirnya bangunan ini nanti tentu juga akan medinamisasi perekonomian di Sumbar, tentu kami sangat mendukung hadirnya prodi ini, yang direncanakan pembangunan didirikan di Kota Bukittinggi,” kata Mahyeldi.

Menurut Mahyeldi prodi ini akan lebih menarik nantinya, karena satu-satunya di Indonesia yang akan menjadi salah satu diminati banyak orang terutama sangat dibutuhkan oleh pihak-pihak rumah sakit untuk tenaga dokter.

Baca Juga:  Bupati Eka Putra Berikan Semangat Rahul Penderita Kanker Tulang

“Semoga dengan hadirnya pembangunan tersebut, dapat menjadi pemerataan pertumbuhan pergerakan ekonomi di Sumbar, keberadaan prodi ini perlu didukung, bahkan kita juga ingin hadir perguruan tinggi lainnya,” harap Mahyeldi.