Jamaah Calon Haji Solsel Dilepas, Termuda 21 Satu Calon Dokter Tertua 74 Tahun.

oleh -

Jamaah Calon Haji Solsel Dilepas, Termuda 21 Satu Calon Dokter Tertua 74 Tahun.

Semangatnews, Solok Selatan –Sebanyak 48 calon haji (termasuk 1 orang Tim Pendamping Haji Daerah atau TPHD) dilepas secara resmi oleh Bupati Solok Selatan yang diwakili oleh Sekdakab, Yulian Efi, di aula Sarantau Sasurambi Kantor Bupati, Jum’at 5/7

Diantara jamaah calon haji tersebut diantaranya adalah Wakil Bupati Solsel Abdul Rahman yang juga bertugas TPHD Solok Selatan pada tahun ini serta Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Solsel Erwin Ali yang berangkat bersama istri dan anaknya (jamaah termuda).

Meskipun berstatus sebagai TPHD, Namun Wakil Bupati berangkat haji dengan pembiayaannya sendiri

Jamaah calon haji Solok Selatan berangkat ke embarkasi Padang pada Selasa (9/7) dan Rabu (10/7) langsung bertolak ke Tanah Suci.

Sylvia Aulia Easy (21), calon dokter asal Pakan Rabaa, tercatat sebagai calon haji termuda dari Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, yang tahun ini berangkat ke Tanah Suci di Arab Saudi.

Sedangkan calon haji tertua dari Solok Selatan bernama Mayunar, usianya 74 tahun, dari Kec. Sangir, seorang tokoh agama yang juga mubaligh

Dalam sambutan tertulisnya, Bupati mengingatkan jamaah haji agar selalu mengikhlaskan diri dan juga menjaga kesehatan selama menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

Ia juga meminta para jamaah calon haji untuk berdoa di Baitullah nantinya agar Solok Selatan menjadi kabupaten yang maju dan terus berkembang
“Mohon doanya agar Solok Selatan terus berbenah dan pembangunannya terus berjalan baik,” harap Bupati melalui pesan singkat sebagaimana yang disampaikan Sekdakab

Sementara Wakil Bupati Solok Selatan Abdul Rahman mengimbau anggota jamaah haji saling membantu selama di Tanah Suci.

“Jamaah harus bisa mengendalikan diri selama menjalankan ibadah dan salah satu caranya dengan berlomba-lomba untuk melayani saudara, bukan dilayani,” kata Wabup, yang juga mengingatkan jamaah agar tidak berlebihan dalam membawa bekal.