Jokowi 2 Kali Berkurban di Padang, JK yang Urang Sumando Masa Tak Pernah?

oleh -
Hewan kurban disembelih oleh panitia kurban dan disaksikan oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan jajarannya, Senin (12/9/2016). | humas

HALONUSA – Selama kepemimpinan Jokowi-JK, Presiden Jokowi sudah dua kali menyumbangkan sapi kurbannya untuk masyarakat Kota Padang. Tapi sayang, Wakil Presiden Jusuf Kalla yang merupakan urang sumando (semenda) di Sumatera Barat (Sumbar) ini, belum pernah menyumbangkan hewan kurban.

“Tak saya kira Pak Jokowi mau menyumbangkan hewan kurbannya untuk masyarakat Padang. Kata pengurus Masjid Raya Sumbar, tahun lalu Presiden juga berkurban di sini. Kita sangat apresiasi,” kata warga Kota Padang, Hendra (36) di kawasan Masjid Raya Sumbar, Senin (12/9/2016).

Tapi, dia menyayangkan sikap Wakil Presiden Jusuf Kalla yang tak pernah menyumbangkan hewan kurbannya di Padang. Padahal katanya, Jusuf Kalla adalah semenda di tanah Minangkabau ini.

“Masa urang sumando (JK-red) tak ikut berkurban di sini. Kalah sama Pak Jokowi yang tak ada hubungan pertalian keluarga dengan masyarakat Sumbar,” sebutnya.

Tak hanya sapi sumbangan dari Jokowi yang disembelih di Masjid kebanggaan masyarakat Sumbar ini. Satu ekor sapi kurban dari Ketua DPD RI Irman Gusman juga ikut disembelih di sana. Penyembelihan dilakukan usai pelaksanaan salat Idul Adha 1437 Hijriah di halaman masjid.

Sebelum disembelih, sapi qurban Jokowi diserahkan oleh Gubernur Irwan Prayitno didampingi Wakil Gubernur Nasrul Abit dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat Salman K Memed pada panitia penyembelihan hewan qurban.

Ketua Pengurus Masjid Raya Sumbar, Yulius Said menjelaskan, daging sapi qurban itu akan dibagikan pada masyarakat fakir miskin dan panti asuhan di Kota Padang. (Baca juga: Jokowi Kirim Sapi Kurban Seberat 1,2 Ton untuk Masyarakat Sumbar)

“Sapi qurban Presiden beratnya mencapai 1,2 ton, sedangkan sapi Ketua DPD Irman Gusman mencapai 518 Kg. Sudah kami bagi menjadi 900 kupon. Pembagiannya tidak di Padang saja, melainkan kami kirim juga ke wilayah yang tidak ada pemotongan qurban di sana, seperti di perbatasan Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman,” ujarnya, Senin (12/9/2016). (jar)