“Kalau Aku Presiden, Arcandra akan Aku Angkat Kembali”

oleh -
Ruhut Sitompul

HALONUSA – Anggota Komisi III DPR, Ruhut Sitompul menilai Arcandra Tahar layak kembali diangkat menjadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Ruhut berpendapat, Arcandra merupakan orang hebat di bidangnya dan mampu melakukan penghematan di sektor ESDM hingga triliunan rupiah.

“Kalau aku jadi presiden RI, punya pembantu seperti Arcandra, karena dia punya masalah dia diberhentikan, setelah masalahnya selesai, akan aku angkat kembali. Kenapa? Dia salah satu manusia langka. Orang hebat,” kata Ruhut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/9/2016).

Ruhut menambahkan, meski Arcandra hanya 20 hari menjadi menteri, telah banyak hal yang dilakukannya selama periode singkat tersebut. Adapun mengenai pro dan kontra yang terjadi, termasuk perdebatan di internal Komisi III, Ruhut tak mempersoalkannya.

Perdebatan yang muncul terkait dengan satu pasal pada Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan yang menyatakan bahwa pengajuan permohonan kewarganegaraan baru dapat dilakukan jika yang bersangkutan tinggal di Indonesia setidaknya 5 tahun berturut-turut atau 10 tahun tidak berturut-turut.

Ruhut mengatakan bahwa rekannya di Komisi III yang mempermasalahkan hal tersebut justru tak mengerti hukum.

“Kan saya orang hukum. Kawan saya yang enggak mengerti itu lihat (pasal) yang mana? Pasal orang normal. Pasal orang istimewa? Pemain sepak bola, orang-orang khusus,” ucap politisi Partai Demokrat itu.

“Orang Komisi III kadang-kadang kalau kasih komentar bikin aku termehek-mehek. Makanya Komisi III ini harus diisi orang hukum,” sambung dia.

Sebelumnya, sikap Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang mempertahankan status mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Arcandra Tahar, sebagai warga negara Indonesia dipertanyakan. Salah satunya oleh Wakil Ketua Komisi III Benny K Harman.