“Kalau Aku Presiden, Arcandra akan Aku Angkat Kembali”

oleh -
Ruhut Sitompul

Ia menilai bahwa Arcandra sudah berpotensi melakukan pengkhianatan terhadap negara. Benny menilai, Arcandra sudah berkhianat apabila sejak awal tidak memberitahukan statusnya sebagai warga negara Amerika Serikat kepada Presiden Joko Widodo saat akan dilantik sebagai menteri.

Arcandra sebelumnya diketahui memiliki status kewarganegaraan Amerika Serikat karena mendapat paspor dari negara Paman Sam itu pada 2012. Karena Indonesia tidak mengenal status dwikewarganegaraan, maka status Arcandra sebagai WNI pun dianggap hilang.

Hal ini membuat Presiden Joko Widodo mencopot Arcandra pada 15 Agustus, saat ia telah 20 hari menjabat sebagai Menteri ESDM.

Dalam rapat kerja pada Rabu (7/9/2016), Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H Laoly memastikan bahwa Arcandra tetap WNI. Setelah Kemenkumham melakukan kajian, Arcandra tidak dianggap kehilangan kewarganegaraan karena sudah mengajukan pembatalan statusnya sebagai warga negara Amerika Serikat. (edt)

Sumber: kompas.com