Kisah Indra Jaya, Petugas Damkar Payakumbuh Yang Sudah 39 Tahun Bergelut Dengan Kobaran Api

oleh -

“Warga banyak yang belum tahu saja kerja kita seperti apa. Yang sudah tahu juga banyak. Mereka kadang datang ke sini bawa makanan,” Ujarnya

Sambil menunggu jatah pensiun, Pak Haji tetap menjalankan tugas dengan penuh dedikasi. Tidak hanya memadamkan api, tugas pemadam kebakaran juga melakukan misi penyelamatan.

“Sekarang pemadam tidak hanya bertugas memadamkan kebakaran. Tapi juga menjalankan misi penyelamatan. Contohnya bencana alam, hanyut di sungai dan evakuasi hewan,” tandasnya.

Baca Juga:  Sebanyak 25 Penjahit Dapat Pelatihan Pengembangan Busana Melalui Dana Aspirasi Wulan Denura

Pak Haji tidak pernah berniat meninggalkan tugasnya. Dia menganggap tugas memadamkan api merupakan kewajiban sosial untuk menyelamatkan orang lain. Berbagai bentuk dan jenis korban sudah pernah dia selamatkan. Mulai dari menyelamatkan nenek-nenek, bayi, dan berbagai korban dari segala usia. Menyelamatkan korban yang terjebak di lokasi kebakaran juga sudah sering dia dan timnya lakukan.

Baca Juga:  Pemerintah Kota Tanjungbalai Belajar Inovasi Ke Payakumbuh

“Saat menyelamatkan korban, kita tidak boleh panik. Kalau panik korban bisa tambah panik. Jadi kita arahkan mereka, kita tuntun sampai berada di tempat yang aman,” tambahnya.

Kini, Pak Haji tinggal menetap di Kelurahan Parit Rantang hidup bersama istri dan dua orang anaknya serta telah mempunyai dua orang cucu. Harapannya kedepan damkar Kota Payakumbuh dapat lebih baik lagi dari segala sisi, baik itu sarana dan prasarana, peningkatan kesejahteraan serta adanya pelatihan untuk kemajuan SDM.(07)

No More Posts Available.

No more pages to load.