Kisah Masa Kecil Nasrul Abit: Kehidupan Sulit, Terpaksa Merantau ke Jambi

oleh -
Nasrul Abit saat berbaur dengan siswa SD.
Nasrul Abit saat berbaur dengan siswa SD. | Semangatnews.com

Di sisi lain ia berpikir positif, apa yang ia lakukan waktu itu bisa jadi merupakan latihan yang sengaja diberikan orang tuanya, agar ia kelak tumbuh jadi orang yang tangguh, bukan menjadi anak yang lemah dan cengeng.

Baca juga: Nasrul Abit Akan Perjuangkan Nasib ASN dan Honorer di Sumbar

Setelah peristiwa yang nyaris mengancam jiwanya itu, Nasrul Abit selalu termenung. Rupanya secara diam-diam ayahnya memperhatikan kelakuan anaknya, dan bertanya kenapa ia selalu termenung?

Baca Juga:  MCCC Sumbar Salurkan Bantuan ke PD Muhammadiyah Pabasko

Nasrul Abit menjawab bahwa dirinya hampir saja celaka karena diterjang kerbau-kerbau jalang. Ayahnya pun kemudian memberi nasihat.

“Ananda, dalam hidup ini perlu ketabahan dan perjuangan untuk kehidupan yang lebih baik. Ayah rasa kamu harus berfikir apakah akan terus mengikuti jejak ayah menjadi seorang petani dan pelaut.”

“Seandainya ananda ingin merubah nasib, maka harus bersekolah sungguh-sungguh,” begitu nasihat sang ayah yang masih teringat jelas oleh Nasrul Abit. (*)