Kunci Jawaban Tema 7 Kelas 4 Halaman 148 149 150, Literasi: Bacaan 3

oleh -
Kunci Jawaban Tema 7 Kelas 4 Halaman 148 149 150, Literasi: Bacaan 3
Kunci Jawaban Tema 7 Kelas 4 Halaman 148 149 150, Literasi: Bacaan 3

SEMANGATNEWS.COM – Kunci jawaban Tema 7 Kelas 4 SD/MI di bawah ini diharapkan dapat membantu orang tua dan guru dalam mengoreksi jawaban siswa.

Tema 7 berjudul Indahnya Keragaman di Negeriku. Bagian Literasi berjudul Kegiatan Berbasis Proyek. Bacaan 3 dimulai dari halaman 148 sampai 150.

Pada bacaan 3 ini, materi yang dibahas antara lain ‘Mengikuti Festival Lagu Nusantara’.

Materi merujuk pada Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 edisi revisi tahun 2017.

Berikut penjabaran kunci jawaban Tema 7, Bagian Literasi, bacaan 3 untuk adik-adik Kelas 4 SD/MI.

Mengikuti Festival Lagu Nusantara

Bungong jeumpa, bungong jeumpa
meugeh di Aceh
bungong teuleubeh, teuleubeh indah lagoina
Bungong jeumpa, bungong jeumpa
meugeh di Aceh
bungong teuleubeh, teuleubeh indah lagoina
Puteh kuning, meajampu mirah
Bungong si ulah indah lagoina
….

Terdengar alunan lagu tersebut dari aula sekolah. Rara dan teman-temannya yang tergabung di paduan suara SD Teladan sedang berlatih. Mereka akan mengikuti Festival Lagu Nusantara.

Persiapan mengikuti festival tersebut sudah dilakukan sejak dua bulan lalu. Kala itu, Rara dan 24 temannya yang tergabung dalam Paduan Suara SD Teladan, dikumpulkan Bu Mutia dan Pak Amir di aula sekolah. Mereka akan mewakili SD Teladan, tempat Rara bersekolah, mengikuti Festival Lagu Nusantara.

Dalam festival tersebut setiap paduan suara diminta menyanyikan dua lagu. Lagu pertama telah ditentukan oleh panitia. Sebuah lagu berbahasa Indonesia yang menggambarkan keragaman Indonesia. Selanjutnya, untuk lagu kedua setiap paduan suara boleh memilih salah satu lagu daerah dari salah satu provinsi di Indonesia.

Saat itu Bu Mutia sudah membawa sejumlah lagu daerah. Lagu-lagu tersebut adalah ”Es Lilin”, lagu daerah Jawa Barat. ”Bungong Jeumpa” lagu daerah Aceh. Yang lainnya lagu ”Sapu Tangan Bapuncu Ampat” dari Kalimantan. Ada lagi lagu ”O Ina Ni Keke” lagu dari Sulawesi dan ”Apuse” lagi dari Papua.

”Nah, anak-anak, ibu sudah membawa beberapa lagu. Mari kita pilih salah satu lagu untuk kita nyanyikan nanti,” tawar Bu Mutia kepada murid-muridnya itu, ”Ibu akan meminta kalian membaca syair lagu-lagu ini. Kemudian, kalian tuliskan judul lagu yang kalian pilih di kertas dan serahkan kepada Pak Amir. Nanti ibu dan Pak Amir akan menentukan lagu dari pilihan kalian.”

Maka, pemilihan lagu pun berlangsung. Setiap anak memilih lagu yang disukai dan dianggapnya mudah. Mereka menuliskan judul lagu dan menyerahkannya kepada Pak Amir.

Setelah semua memilih, Pak Amir dan Bu Mutia berdiskusi. Ternyata, sebagian besar memilih lagu ”Bungong Jeumpa”. Ketika ditanya, setiap siswa punya jawaban beragam tentang pilihan lagunya. Salah satu alasan mereka adalah lagu lainnya sudah biasa mereka dengar. Bahkan, ada lagu yang sudah pernah mereka nyanyikan dalam berbagai acara.

”Dari semua lagu, tinggal lagu ”Bungong Jeumpa” yang belum kita nyanyikan. Walaupun tidak tahu artinya, pastilah lagu ini bagus syairnya,” jawab salah satu teman Rara.

”Iya, Bu. Biar kita bisa menyanyikan lebih banyak lagu daerah,” Rara ikut menjawab.

”Itu juga cerminan dari rasa cinta tanah air. Kita tidak hanya cinta budaya dan adat istiadat suku bangsa sendiri. Akan tetapi, kita juga harus mempelajari budaya dan adat istiadat suku bangsa lain di Indonesia. Perbedaan adat istiadat dan budaya itulah yang memperkaya negara kita. Perbedaan tidak menjadikan bangsa Indonesia terpecah belah. Justru perbedaan itu akan menjadikan kita semakin bersatu sebagai bangsa Indonesia.”

Maka, jadilah paduan suara SD Teladan memilih lagu ”Bungong Jeumpa” untuk dinyanyikan dalam festival.

Hari yang ditunggu Rara dan teman-teman pun tiba. Dengan berkostum pakaian daerah Aceh, Rara dan teman-teman tampil dalam festival tersebut. Sungguh sangat indah tempat festival berlangsung. Setiap paduan suara mengenakan kostum dari berbagai daerah. Lagu-lagu daerah dari berbagai provinsi pun dinyanyikan dengan indah. Ada lagu Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Papua, Maluku, Bali, NTT, dan NTB. Semua peserta menyanyi dengan segala kemampuan mereka. Tidak ada saling mengejek. Tidak ada saling mencela. Mereka dengan gembira mengikuti festival tersebut.

Rara dan teman-temannya semakin bangga. Mereka berhasil meraih peringkat pertama festival tersebut. Panitia memberikan piala dan uang pembinaan kepada para pemenang.

Mengikuti Festival Lagu Nusantara menjadi pengalaman berharga bagi Rara. Dia semakin menyadari bahwa segala perbedaan yang ada di Indonesia bukan untuk memecah belah. Namun, perbedaan itu semakin mempererat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

***

*)Disclaimer: Artikel ini hanya ditujukan kepada orang tua untuk memandu proses belajar anak.

Sumber:
– Buku Guru SD/MI Kelas IV Tema 7 Kepemimpinan, Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
– Buku Siswa SD/MI Kelas IV Tema 7 Kepemimpinan, Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

(Semangatnews.com)

No More Posts Available.

No more pages to load.