Luhut Sebut Reklamasi Teluk Jakarta Tak Ada Masalah

oleh -
Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.

HALONUSA – Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengisyaratkan akan melanjutkan proyek reklamasi Teluk Jakarta. Alasannya, pihaknya tidak melihat adanya masalah meski proyek di salah satu pulau sempat dihentikan pada pertengahan tahun ini, ketika Rizal Ramli menjabat sebagai Menko Kemaritiman.

“Saya lihat enggak ada masalah. Tadi dilaporkan, semua ‘manageable’ (bisa diatasi),” ujarnya di Kantor Kemenko Kemaritiman Jakarta, Rabu (7/09/2016) seperti dikutip dari rimanews.com.

Sebelumnya, Rizal Ramli saat menjabat Menko Kemaritiman pernah membatalkan proyek reklamasi Pulau G di Teluk Jakarta, lantaran ada pelanggaran berat yang dapat membahayakan lingkungan hidup, lalu lintas laut, dan proyek vital. (Baca juga: Rizal Ramli Dicopot, SKB Penghentian Reklamasi Teluk Jakarta Bungkam)

Pulau itu juga dinilai mengganggu lalu lintas kapal nelayan yang seharusnya bisa dengan mudah berlabuh di Muara Angke. Rizal menyebut, berdasarkan analisa Komite Gabungan, reklamasi Pulau G juga dibangun sembarangan secara teknis karena dampaknya yang merusak lingkungan hingga membunuh biota.

Dalam rakor tersebut, diputuskan pula sejumlah pulau reklamasi yang melakukan pelanggaran sedang dan ringan, selain pelanggaran berat yang dilakukan pengembang untuk Pulau G.

Pulau C, D dan N dinilai melakukan pelanggaran sedang, di mana pihak pengembang diminta melakukan sejumlah perbaikan dan pembongkaran. Sementara itu, pelanggaran ringan dinilai berdasarkan masalah administrasi dan proses pembangunan.

Kala itu, Ahok merespon keras keputusan tersebut dan menyebut jika keputusan tersebut harus berdasarkan keputusan Presiden, bukan hanya berupa rekomendasi menteri. (edt)