Mengunjungi Seniman Seni Rupa “Urang Awak” di Yogyakarta dan Bandung Yusman, Pematung Yang Memainkan Peranan Sebagai Penanda Perjuangan Bangsa

oleh -
Yusman dan Patung Potret LB Mordani

Namun demikian dalam perjalanan kariernya karya-karya pribadi Yusman dalam mengembangkan sikap dan idealismenya,  Yusman senantiasa berkarya tetap saja menggali nilai-nilai budaya lokal yakni Minangkabau sebagai isian dari banyak karya-karyanya.

Misalnya simbol “itiak pulang patang” pada sejumlah karyanya bermakna keselarasan dan keserasian kehidupan masyarakat dengan alamnya, kemudian tata pergaulan dalam kehidupan sehari hari antar individu dalam masyarakat, tata sistim pemerintahan, hubungan sinergitas pada sistim kekerabatan antara mamak dan kemanakan, keteguhan menjalankan prinsip-prinsip hidup dan dan kekompakan dalam kehidupan masyarakat Minangkabau yang melatarbelakangi sejumlah karya-karya idealisnya dengan ukuran format yang berbeda.

Dari banyak karya-karya pribadi Yusman ia mencoba mengadopsi falsafah alam minangkabau bersumber dari simbol-simbol ragam hias yang kaya dan sarat makna. Misalnya bersumber dari motif saik kalamai, pucuang rabuang, serta banyak lagi untuk dapat ditelusuri lebih jauh dan lebih dalam guna menggali karya-karya yang diciptakan Yusman diluar karya monumentalnya yang telah tersebar di mana-mana. (Bersambung)

Baca Juga:  Twibbon Hari Mental Sedunia 10 Oktober, Pasang Bingkai Foto World Mental Health Day 2021

 

No More Posts Available.

No more pages to load.