MUI Payakumbuh Perkenalkan Web Dan Aplikasi Pendeteksi Produk Yang Harus Diboikot

by -

SEMANGATNEWS.COM –Sebagaimana arahan dari Fatwa MUI Pusat Nomor 83 Tahun 2023 untuk memboikot produk-produk yang mendanai Zionis Israel, maka muncul pertanyaan dari masyarakat, “produk apa sajakah itu?”

 

Menjawab ini, MUI Payakumbuh memberikan salah satu referensi dengan web atau aplikasi www.bdnaash.com. “Bisa dibuka websitenya, dan masukkan nama produk yang ingin kita lacak. Apakah harus kita boikot atau tidak,” papar Sekretaris Umum MUI Kota Payakumbuh, Buya H Hannan Putra Lc MA dalam diskusi selepas kajian Shubuh di Masjid Arafah Bonai, Jum’at (1/12/2023).

 

Beliau tidak menafikan, memang ada segelintir muballigh yang mengatakan bahwa kaum muslimin tidak perlu melakukan boikot atau tidak akan efektif dilakukan. Namun beliau menghimbau masyrakat agar tidak terprovokasi dengan hal-hal demikian. “Mari kita patuhi saja seruan dari fatwa MUI tersebut. Jika memang ada yang tidak setuju dengan program boikot ini, itu urusan mereka masing-masing,” papar beliau.

 

“Di zaman Nabi SAW, ada Tsumamah Ibnu Usal yang memboikot Musyrikin Makkah. Ia tak mau menjual produk-produk dari negerinya di Yamamah. Akibatnya, ekonomi Musyrikin Makkah ketika itu sangat kesulitan. Sampai-sampai musyrikin Makkah terpaksa mengemis-ngemis kepada Nabi di Madinah untuk menghentikan boikot tersebut,” kisah Buya Hannan.

 

“Hari ini nyata bisa kita lihat. Ekonomi Israel anjlok. Kalau ada yang mengatakan ini tidak efektif, coba buka lagi datanya,” tambah beliau.

 

Beliau juga menekankan, boikot ini hanya berlaku untuk kafir harbi, yakni orang kafir yang tengah memerangi kaum muslimin. “Adapun orang-orang kafir di lingkungan kita dan tidak tahu menahu dengan perang Israel-Palestina, bukan yang ini sasaran kita. Produk yang kita boikot itu, adalah perusahaan yang memang terbukti mendanai zionis Israel untuk membantai saudara-saudara kita di Palestina,” pesan beliau.

 

“Ini juga saatnya kaum muslimin membeli produk-produk lokal untuk mendongkrak naiknya pengusaha UMKM,” pungkas beliau.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.