Pandemi Covid-19 Berdampak Tidak Optimalnya Pencapaian PAD Bukittinggi

oleh -

Pandemi Covid-19 Berdampak Tidak Optimalnya Pencapaian PAD Bukittinggi

SEMANGATNEWS.COM- Sektor perekonomian daerah kota Bukittinggi tidak tercapai sehingga mengganggu optimalisasi pencapaian target PAD yang terimbas dari Pandemi Covid -19.

Bukittinggi yang masih tingginya ketergantungan kepada dana transper dengan dampaknya Covid-19 . Pjs.Walikota Zaenuddin paparkan dihadapan anggota DPRD dalam paripurna terkait APBD tahun 2021,Senin 23/11.

Pengalokasian Belanja Daerah pada RAPBD kota Bukittinggi tahun 2021 secara umum diprioritaskan untuk pemulihan ekonomi dampak Covid-19 .

Baca Juga:  Gubernur Terpilih Sumbar H.Mahyeldi Silaturrahim dengan Gubernur Sumut

Pemenuhan sarana prasarana pelayanan dasar dan peningkatan infrastruktur terkait pengendalian banjir serta pelaksanaan kegiatan estimasi belanja daerah RAPBD tahun 2021 sebesar Rp 706,06 milliar .

Kebutuhan pembangunan.infrastruktur fisik dan pengendalian banjir dengan total belanja non infrastruktur prasarana fisik pemulihan ekonomi dan kesehatan dampak Covid-19 tahun anggaran 2021 .

RAPBD tahun 2021 pemerintah menetapkan PAD sebesar Rp.132.346.454.932,00 , disaat msda yang sulit dalam semua aspek kehidupan.termasuk masalah perekonomian.karena dampak dari Covid-19

Baca Juga:  Kadis Kominfo Payakumbuh Bersama 15 Orang Lainnya Positif Covid-19

Langkah yang dilakukan pemerintah mencapai target PAD kedepannya ,,perluasan basis penerimaan dengan mengidentifikasi pajak baru , memperbaiki basis data objek dan menghitung kapasitas penerimaan dari setiap jenis pungutan .

Meningkatkan pengawasan , pemeriksaan insidentil dan berkala , dan menerapkan sanksi penunggak pajak .

Meningkatkan peran dan fungsi SKPD pengelola pajak dan retribusi daerah dalam pelayanan .Monitoring dan evaluasi pengelolaan PAD yang ketat dan pengawasan pemasukan PAD untuk menghindari kebocoran .