Partai Masyumi Nilai Hanya Nasrul Abit – Indra Catri Yang Layak Pimpin Sumbar

oleh -
Calon Wakil Gubernur Sumatera Barat Indra Catri bersilaturahim dengan Partai Masyumi di daerah Tapus, Kabupaten Pasaman, Minggu (29/11/2020).

Partai Masyumi Nilai Hanya Nasrul Abit-Indra Catri yang Layak Pimpin Sumbar

SEMANGATNEWS.COM — Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Politik Islam Indonesia (PPII) Masyumi Kabupaten Pasaman, Afrizal Tanjung, mengatakan bahwa hanya Nasrul Abit-Indra Catri (NA-IC) yang layak memimpin Sumbar lima tahun ke depan.

Pihaknya telah mendeklarasikan dukungan terhadap calon gubernur dan wakil gubernur itu.

Afrizal mengatakan bahwa sebelum mendeklarasikan dukungan, Partai Masyumi sudah melalui proses yang panjang hingga akhirnya pihaknya memutuskan untuk mendukung NA-IC.

Baca Juga:  Wali Kota Riza Falepi Bersama Forkopimda Jalani Vaksin Covid-19 Kedua

“Keempat pasangan calon sebelum kami melakukan deklarasi sudah datang ke Partai Masyumi. Mereka memaparkan visi misi dan program kerja lima tahun ke depan,” ujarnya dalam silaturahmi dengan Indra Catri di Pasaman, Minggu (29/11).

Partai Masyumi, kata Afrizal, tidak hanya menilai dari visi misi dan program kerja pasangan calon, tetapi juga soal amanah calon-calon tersebut. Dari empat pasangan calon itu, menurutnya, hanya NA-IC yang tidak memiliki amanah yang belum diselesaikan.

Baca Juga:  Sambangi Alim Ulama di Payakumbuh, Mahyeldi Minta Nasehat

Pasangan calon lain, kata Afrizal, masih ada yang belum menyelesaikan tugasnya sebagai kepala daerah maupun wakil rakyat.

Ia menyebut bahwa jika amanah sebelumnya saja belum diselesaikan, bagaimana mau memenuhi janji-janji ke depannya.

“Ini tentu jadi penilaian bagi Partai Masyumi. Ulama-ulama yang tergabung dalam partai ini juga membulatkan suara untuk NA-IC,” tuturnya.

Baca Juga:  Vaksinasi Perdana di Solsel, Sekdakab Minta Masyarakat Tidak Takut Divaksin

Afrizal menyampaikan bahwa masyarakat Sumbar, khususnya Pasaman, tidak perlu ragu lagi untuk memilih NA-IC. Alasannya, keduanya sudah teruji secara pengalaman dan juga tidak lagi memiliki beban ketika maju dalam pesta demokrasi kali ini.