PBM TM Dimasa Pandemi, MTsN 2 Payakumbuh Penuhi Standar Protokol Kesehatan

oleh -

SEMANGATNEWS.COM – Mengawali Proses Belajar Mengajar Tatap Muka (PBM TM) perdana semester genap tahun pelajaran 2021/2020, semua pihak terkait diharuskan serta dituntut rela berkorban.

Hal tersebut disampaikan Kepala MTsN 2 Payakumbuh, Yenni Fitri saat memimpin apel pagi di halaman madrasah yang terletak di Jalan KH Ahmad Dahlan, Talawi kelurahan Ompang Tanah Sirah Kec. Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh, Senin (04/01/2021).

“Covid19 adalah ujian masyarakat di dunia termasuk kita di dunia pendidikan di Kota Payakumbuh. Sejak Maret tahun lalu, kita sudah dihadapkan dengan PBM Online. Hingga berakhir semester ganjil. Sekarang, di Payakumbuh sudah diizinkan PBM tatap muka, dengan syarat memenuhi standar Protokol kesehatan dan aturan Satgas Penanganan covid19. Insyaallah semua itu sudah kita penuhi. Khususnya sarpras sudah kita sediakan,”sebut Yenni Fitri diamini Kaur TU Murda Ayudi.

Baca Juga:  Pemko Payakumbuh Terima 10 Unit Wastafel Dari Bank Nagari

Disampaikan Yenni, “PBM TM yang kita jalani saat ini adalah shiffting system, untuk 4 jam. Sebagian siswa masuk pagi, sebagian lain masuk siang. Pastinya, semua Kita dituntut disiplin dan rela berkorban, demi mewujudkan generasi islam yang beriman, berakhlak mulia yang beriman sehat jasmani dan rohani. Terkait shift siang kita masuk pukul 13.00 dan pulang pukul 16.00, tentunya beda dari biasanya. Disini ada pengorbanan. Kita dituntut ikhlas. Demikian juga walimurid dan peserta didik,”pungkasnya penuh harapan.

Baca Juga:  Besok Jajaran Forkopimda Payakumbuh Vaksinasi Tahap 2, Hari Ini Tidak Ada Tambahan Positif Covid-19

Sedari pagi, para siswa yang belajar di MTsN 2 Payakumbuh hadir dengan memakai masker. Pengantar atau walimurid tidak diizinkan petugas melewati pintu gerbang, kecuali ada urusan. Demikian juga, petugas yang sudah ditunjuk dengan penuh tanggung jawab memeriksa suhu tubuh siswa dengan thermogun. Jelang masuk lokal, para siswa wajib menguci tangan dan duduk di kursi yang sudah diatur jaraknya sesuai edaran Satgas penanganan covid19.(07)