Pemko Payakumbuh Gelar Lomba Karya Inovasi Dan Teknologi Tepat Guna

oleh -

SEMANGATNEWS.COM – Untuk kedua kalinya, Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) kembali menggelar Lomba Karya Inovasi dan Teknologi Tepat Guna Tingkat Kota Tahun 2021.

Penyelenggaraan lomba ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mengakomodir ruang kreasi bagi inovator-inovator daerah dalam mengaplikasikan ide dan gagasannya untuk dapat berkompetisi di daerah dan selanjutnya berkesempatan juga ditingkat provinsi bahkan nasional.

Baca Juga:  Didampingi Ketua DPRD Dan Sekda, Tim Safari Provinsi Sumbar Kunjungi Mesjid Al-Mukarrahmah

Pada lomba kali ini, jumlah inovator yang mengikuti kompetisi ini meningkat dari tahun sebelumnya, dimana pada tahun 2020 lalu hanya ada 9 peserta, sedangkan pada tahun 2021 ini menjadi 14 peserta yang terdiri dari 8 untuk Kategori Pelajar SLTA dan 6 untuk Kategori Umum.

“Pemilihan nominator dilakukan dengan 2 tahapan penilaian yaitu penilaian proposal inovasi dan penilaian lapangan terkait dengan ujicoba dan presentasi inovasi yang diusung oleh peserta nominator,” kata Kepala Bappeda Kota Payakumbuh Ifon Satria Chan kepada media, di kantornya, Jumat (9/4).

Baca Juga:  Bupati Eka Putra Berikan Semangat Rahul Penderita Kanker Tulang

Dijelaskan, tim penilai merupakan tenaga ahli independen yang memiliki pengalaman di bidang inovasi antara lain Herri Myrzani selaku Kasubid Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Balitbang Provinsi Sumatera Barat, Atyumaini sebagai Tenaga Ahli Teknologi dan Pembangunan Masyarakat Desa Provinsi Sumatera Barat serta penggiat inovasi berprestasi Joni Saputra yang saat juga ini sebagai ketua Kelompok Tani Kota Payakumbuh.

Baca Juga:  Payakumbuh Mengumumkan, Tujuh Positif dan Tujuh Bebas Isolasi Covid-19 Di Payakumbuh

“Iven ini merupakan strategi penjaringan inovasi melalui SIPEKAT (Strategi Pemberdayaan Karya Inovasi dan Teknologi) menciptakan wadah bagi inovator untuk berekspresi dalam rangka pemberdayaan inovator-inovator daerah yang muaranya kepada rencana pembentukan Forum Inovasi Daerah,” jelas Ifon.