Penanganan Covid-19 Fallacy ?

oleh -

Ini menjadi kesalahan terbesar selama ini, edukasi dan promosi kesehatan banyak dianggap sebagai produk, padahal sebuah proses yang harus direncanakan, terukur dan dievaluasi keefektifitasannya dalam upaya intervensi kesehatan masyarakat.

Penanganan Covid-19 selama ini, promosi dan edukasi upaya perubahan perilaku kesehatan dianggap pemerintah tidak efektif saat ini. Tentu kita bertanya, promosi dan edukasi seperti apa yang dilakukan dan diupayakan selama ini dikatakan tidak efektif.?.

Baca Juga:  PWI dan Panitia HPN Akan Terbitkan Buku HPN 2022, Silakan Kirim Tulisan Anda

Ketidakpercayaan pemerintah terhadap masyarakat yang tidak mau diatur, ini menjadi preseden buruk dalam pengendalian Covid-19.

Seolah-olah, Peraturan Daerah (PERDA) menjadi senjata ampuh masyarakat untuk patuh dengan ancaman sanksi yang akan diterima didepan mata kedepan.

Penanganan Covid-19 dirasakan tidak maksimal, dikarenakan upaya yang dilakukan hanya intervensi parsial bukan secara komprehensif dari hulu ke hilir.

Baca Juga:  Makna & Terjemahan Lirik Lagu Young Dumb & Broke - Khalid

Tidak ubahnya, upaya yang dilakukan seperti coba-coba yang tidak dievaluasi dan dikaji dengan baik dalam mengambil sebuah keputusan yang cermat.

Padahal, menghadapi pandemi yang panjang diprediksi, ini yang harus dibentuk ditengah masyarakat, dimana kondisi masyarakat saat ini yang cenderung tidak percaya dan abai terhadap protokol kesehatan dan bahaya Covid-19.

Baca Juga:  Cara Membuat Performa Smartphone Lebih Cepat, Tips Bikin Gacor HP Gaming, Panduan Yang Terbukti Ampuh

Target Kelompok : Informasi, Pengetahuan, Keyakinan & Pembuktian Covid-19

Kepedulian yang terbentuk dari pengetahuan yang cukup dan memadai, dan tentunya dari informasi yang diperoleh jelas dan akurat sumbernya. Tentunya, kelompok yang paling aman saat ini orang yang mempunyai pengetahuan yang tinggi dan kepedulian yang tinggi terhadap Covid-19.

No More Posts Available.

No more pages to load.