Prosesi Pengukuhan Gelar Adat Sukri Umar Dt.Pado Basa di Kanagarian Lubuak Alung

oleh -

“Peran ninik mamak itu masih sangat strategis di Minang, tinggal bagaimana mengelaborasi dengan baik,” ujar anggota Dewan Pendidikan Sumbar ini.

Menurut wartawan yang master kebijakan publik ini, Lubuk Alung secara kenagaraian menjadi wilayah strategis dalam pembangunan Padangpariaman bahkan Sumatera Barat. Selain adanya stadion utama, akses jalan lingkar dan tol serta perencanaan kawasan food estate, wilayah bagian timurnya sangat potensial untuk wisata alam dan budaya. Kekompakan dan peran niniak mamak sangatkah penting, tak terlepas dari anak dipangku kamanakan dibimbiang, tenggang nagari ndak dilupokan, tenggang sarato jo adaiknyo.

Baca Juga:  Buya Mahyeldi; Jangan Terlantarkan Orang Tua Bahagiakan Mereka

“Inti dari tugas niniak mamak tersebut, mengamankan keluarga, membimbing sanak kamanakan dan memberikan peran dalam masyarakat dalam balutab adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah. Selebihnya adalah penjabaran dan pernak perniknya,” ulas Sukri.

“Untuak acara puncak batagak gala, kami memberi kesempatan pada teman yang punya biro perjalanan di Pekanbaru yang ingin membawa rombongan wisatawan ikut menyaksikan acara adat batagak gala, termasuk makan bajamba dan rangkaian acaranya. Ini kesempatan bagi kita untuk mempromosikan budaya untuk tujuan wisata,” ujar Sukri yang juga Ketua LPM Lubuk Alung ini.

Baca Juga:  Kembali Satu Orang Meninggal, 19 Positif Covid-19 Di Payakumbuh

Terkait persiapan acara menurutnya, kepanitiaan sudah hampir merampungkan termasuk menyebar undangan.
Pengurus PWI dan IKWI Sumbar yang diundang telah menyatakan kehadirannya.
“Kito semarakan tagak gala kawan kito Sukri Umar ko”, ajak Ketua PWI H.Heranof Firdaus yang juga diamini Ketua DKP PWI Dr.Ir. Basril Basyar, Jayusdi Effendi, Wakil Ketua PWI bidang Kesra.
Rombongan PWI Sumbar akan hadir pada hari minggu yang merupakan puncak acara.

No More Posts Available.

No more pages to load.