Refleksi Pembangunan Sumbar 5 Tahun Terakhir; Infrastruktur Bernilai Rp 277 Miliar

oleh -

Refleksi Pembangunan Sumbar 5 Tahun Terakhir;Infrastruktur Bernilai Rp 277 Miliar

SEMANGATNEWS.COM- Salah satu keberhasilan Irwan Prayitno duet dengan Nasrul Abit memimpin Sumbar dalam lima tahun terakhir ( 2015-2020) adanya pembangunan infrastruktur yang bernilai Rp 277 miliar. Pembangunan infrastruktur itu untuk meningkatkan daya saing di Sumatera Barat.

Pembangunan infrastruktur tersebut mencakup Embung Padang Roco berkapasitas 28.000 meter kubik dengan anggaran senilai Rp 7,4 miliar dan Embung Sungai Duo berkapasitas 9.000 meter kubik senilai Rp 12 miliar untuk peningkatan produktivitas sektor pertanian di kawasan tersebut 

Kemudian, Jembatan Sungai Daerah sepanjang 200 meter yang menghubungkan Provinsi Sumatera Barat dengan Jambi dengan tipe cable stayed senilai Rp 92,7 miliar.

Selanjutnya, Jembatan Pulai yang menghubungkan tiga kecamatan yakni, Sitiung, Padang Laweh dan Timpeh, serta ruas jalan Pulau Punjung-Kota Baru sepanjang 1,5 kilometer dengan biaya Rp 25 miliar.

Program Padat Karya Tunai (PKT) yakni, Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di 13 lokasi senilai Rp 3,20 miliar dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) di 3 lokasi senilai Rp 1,56 miliar.

Kemudian, Rumah Susun Sewa (Rusunawa) khusus Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) 42 unit di Sungai Rumbai, program Bantuan Stimulan Rumah Swadaya (BSPS) 1.505 unit yang tersebar di 8 kecamatan, dan pembangunan rumah khusus (rusus) MBR di Sitiung sejumlah 52 unit dengan total anggaran Rp 6,19 miliar.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono secara meresmikan vil10 proyek infrastruktur yang di pusatkan di Kabupaten Dharmasraya, Senin (21/9/2020).**