Rekomendasi Saham: Free Float Penyebab Anjloknya Saham Saham Blue Chip, Berikut Tabelnya

oleh -
Saham Blue chip
Saham Blue chip

SEMANGATNEWS.COM – Rumus market cap free float, atau kita singkat saja market cap FF, adalah harga saham dikali jumlah saham beredar yang dimiliki oleh investor publik, alias saham free float (disebut ‘free float’, karena saham yang dimiliki publik inilah yang bebas diperdagangkan di bursa, sedangkan saham yang dimiliki oleh pemegang saham pengendali biasanya hanya di-hold saja).

Baca Juga:  Game Online Penghasil Uang: Cara Bermain NFT Games Terpopuler Axie Infinity Gratis, Kumpulkan Uang Kripto (cryptocurrency) AXS dan SLP Berbasis Ethereum, Simak Cara Mainnya

Yang dimaksud ‘investor publik’ disini adalah investor yang memegang suatu saham kurang dari 5% dari total jumlah saham beredar.

Nah, balik lagi ke HMSP, jumlah saham free float-nya adalah 8.7 milyar lembar. Maka market cap FF-nya adalah Rp3,400 x 8.7 milyar = Rp29.6 trilyun, atau jauh lebih kecil dari market cap-nya diatas yang Rp395.5 trilyun.

Karena itulah, berdasarkan aturan baru dimana bobot pengaruh saham terhadap indeks LQ45 tidak lagi dihitung berdasarkan market cap-nya, melainkan hanya berdasarkan market cap FF-nya, maka saham-saham dengan porsi kepemilikan publik alias free float yang kecil, itu bobot pengaruhnya terhadap pergerakan indeks LQ45 akan turun.

Baca Juga:  Gak Hoax, inilah Aplikasi Penghasil Saldo Dana yang Bisa Dijadikan Pemasukan Harian pada Bulan September 2021

Sementara untuk saham-saham dengan free float yang besar, pengaruhnya akan naik. Perubahan selengkapnya sebagai berikut. Catatan: Saham yang ditampilkan adalah saham anggota indeks IDX30, yakni saham-saham anggota LQ45 yang sudah diseleksi lebih lanjut berdasarkan kriteria-kriteria tertentu, sehingga jumlahnya berkurang dari 45 menjadi 30 saham.

Berikut Daftar dan tabel Free Float Saham Blue chip/LQ45:

No More Posts Available.

No more pages to load.