Rizal Ramli Dicopot, SKB Penghentian Reklamasi Teluk Jakarta Bungkam

oleh -
Reklamasi Pulau G Teluk Jakarta. | Istimewa

HALONUSA – Semenjak Rizal Ramli dicopot sebagai Menteri Koordinator Kemaritiman, nasib Surat Keputusan Bersama (SKB) terkait penghentian reklamasi di Pulau G juga menghilang bak ditelan bumi.

Padahal, proyek yang dinilai sarat dengan praktik korupsi ini, pelaksanaan reklamasi di Teluk Jakarta pernah dihentikan total oleh Rizal Ramli yang saat itu menjabat sebagai Menteri Koordinator Kemaritiman.

Rizal bersama Menteri lainnya seperti Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Menteri Perhubungan waktu itu akan mengeluarkan SKB lantaran pelaksanaan reklamasi di Pulau G menyandang sejumlah pelanggaran berat.

Namun, kabar diterbitkannya SKB tersebut hilang begitu saja ketika Rizal dicopot. Hingga kini, saat posisi Menko Maritim dijabat Luhut Binsar Panjaitan belum diketahui lagi nasib dari SKB tersebut.

Hal itu diakui oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Dia menyebutkan, hingga kini belum ada surat keputusan bersama (SKB) sejumlah Menteri mengenai penghentian reklamasi.

Jika pun SKB itu keluar, dia meyakinkan yang dapat menghentikan proyek pengerukan laut itu hanyalah Presiden. Ahok pun memegang prinsip bahwa pelaksanaan proyek reklamasi pulau didasarkan Keputusan Presiden (Keppres) yang pernah terbit di era Soeharto.

“Ini kan Keppres kan? Tunggu aja Keppres-nya seperti apa, yang bisa batalkan Keppres kan cuma Presiden, kita gak bisa,” ujar Ahok di Balai Kota Jakarta, Senin (5/9/2016) sebagaimana dikutip dari rimanews.com. (edt)