SELAMAT HUT KE-73 POLWAN, MEREKA LAHIR DI BUKITTINGGI

oleh -

“Insya Allah, Pak Kapolda,” jawab saya. Tentu ini sebuah kehormatan.

“Tapi ada permintaan khusus, Pak. Kalau bisa, buku ini sudah bisa kita luncurkan pada HUT Polri 1 Juli 2006,” pinta Kapolda.

Saya coba menghitung hari. Masih ada 4,5 bulan. Saya ingat Khairul Jasmi , tandem saya menulis buku Biografi Kaharoeddin. Dia wartawan dan penulis cekatan. “Insya Allah bisa, Pak Kapolda,” jawab saya.

Buku ini kami susun bertiga, saya, Khairul Jasmi dan Muhammad Akmil sendiri. Polda Sumbar bersedia pula membiayai saya pergi riset ke perpustakaan KITLV di Leiden, Belanda.

Baca Juga:  Upacara Peringatan Hari Pahlawan Di Balai Kota Payakumbuh Berlangsung Khidmat

Alhamdulillah, jelang 1 Juli 2006 buku “Polisi Pejuang dan Polisi Masyarakat: Sejarah Kepolisian RI di Sumatera Barat/Tengah” ini pun selesai cetak dengan Kata Sambutan Kapolri Jenderal Pol. Sutanto dan Kata Pengantar Jenderal Pol. Prof. Dr. Awaloedin Djamin, MPA. Satu bab khusus mengupas sejarah lahirnya Polwan di Bukittinggi, 1 September 1948. Itulah pertama kali sejarah Polwan dengan enam putri Minang sebagai Polwan pertama dituliskan dalam buku sejarah Polri yang lebih lengkap dan jelas.

Baca Juga:  Prof Bagir Manan Bersama Konstituen Dewan Pers Siap Beri Kesaksian di Sidang MK

Fakta ini membuktikan (sekali lagi) betapa para pemimpin di Sumatera Barat/Minangkabau sudah punya visi jauh ke depan dan memiliki peran besar dalam perjuangan merebut, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan RI.

Selamat HUT ke-73. Dirgahayu Korp Polisi Wanita Republik Indonesia.

No More Posts Available.

No more pages to load.