SIARAN PERS DEWAN KEHORMATAN PWI PUSAT : Perlindungan Terhadap Sumber Berita Adalah Martabat Wartawan

oleh -

SIARAN PERS DEWAN KEHORMATAN PWI PUSAT :
Perlindungan Terhadap Sumber Berita Adalah Martabat Wartawan

SEMANGATNEWS.COM- Dewan Kehormatan PWI DK-PWI Pusat menilai tidak ada pelanggaran kode etik jurnalistik dalam program MataNajwa yang disiarkan Trans7 baru baru ini.

Setelah menonton program MataNajwa Trans7 Episode 6 PSSI Bisa Apa? dan mengamati polemik atas program tersebut, Dewan Kehormatan PWI Pusat menegaskan perlindungan terhadap sumber berita adalah mahkota Wartawan. Hal itu disampaikan seusai mengadakan rapat melalui zoom meeting Senin, 8 November.
Rapat dipimpin Ketua DK Ilham Bintang, Sekretaris Sasongko Tedjo, tiga anggota Asro Kamal Rokan, Tri Agung Kristanto dan Nasihin.

Terkait dengan hal tersebut, dalam siaran pers, Dewan Kehormatan menyampaikan beberapa hal.

Baca Juga:  Prakerja Gelombang 22? Ikuti Cara Daftar Serta Persyaratan yang Dibutuhkan Agar Lolos Nanti, www.prakerja.go.id

Pertama menilai tidak ada pelanggaran Kode Etik Jurnalistik dalam program MataNajwa Trans7 Episode 6 PSSI Bisa Apa?

Kedua, penolakan Sdri Najwa Shihab — host acara tersebut — untuk membuka identitas sumber berita seperti permintaan pihak PSSI menunjukkan sikap profesional dan tingkat kepatuhan yang bersangkutan pada etika profesi, sesuai yang diamanatkan pasal 7 Kode Etik Jurnalistik.

Baca Juga:  20 [Caption Instagram] Ucapan Hari Pahlawan 10 November 2021 penuh Semangat Perjuangan

Penolakan itu sekaligus menunjukkan yang bersangkutan melaksanakan perintah UU Pers No 40/1999, khususnya Pasal 4 ayat 4.

Ketiga, Dewan Kehormatan mempersilahkan Pihak PSSI yang keberatan terhadap program siaran televisi Trans7 untuk menggunakan hak jawab dan atau melalui saluran hukum sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

No More Posts Available.

No more pages to load.