Sumbar Jajaki Pengusulan Dua Geopark ke UNESCO

oleh -

Menurutnya cukup banyak persiapan yang harus dilakukan karena geopark basisnya adalah masyarakat sementara objeknya geologi, biologi dan budaya. Kemudian cara pengelolaannya juga ada tiga diantaranya melalui konservasi, edukasi dan sumber daya ekonomi lokal.

“Persiapan untuk semua aspek ini yang kita coba lakukan percepatan diantaranya dengan penyiapan infrastruktur, masyarakat dan program,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Balitbang Sumbar, Reti Wafda menyebut rapat yang digelar merupakan tindaklanjut dari kunjungan Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenko Marves, Rustam Effendi seminggu sebelumnya.

“Dalam pertemuan itu disebutkan Kemenko Marves siap untuk menfasilitasi pengajuan Geopark Ranah Minang untuk jadi Geopark Nasional atau UGG. Syaratnya kita memang sudah benar-benar siap dalam segala aspek,” katanya.

Baca Juga:  Rp 40 milyar Dana APBN Tahun 2021 Untuk Bangun Tanggul di Batang Tapan

Dalam kesempatan itu juga dijajaki kemungkinan Geopark Sianok dan Singkarak sama-sama diajukan jadi UGG. “Jalur sebenarnya untuk bisa jadi UGG, harus jadi Geopark Nasional dulu. Sianok sudah Geopark Nasional sementara Singkarak masih belum. Namun karena sebenarnya yang berada pada inti patahan Sumatera adalah Geopark Singkarak, kita coba jajaki apakah mungkin Sianok dan Singkarak diajukan jadi UGG bersamaan dengan catatan kita akan melengkapi semua dokumen tentang Singkarak,” jelasnya.

Baca Juga:  Pemko Payakumbuh Bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bukittinggi Gelar FGD

Ia menyebut data kajian geologi, bilogi dan budaya sudah selesai dikerjakan di Balitbang Sumbar. Tahun ini akan dibantu kelengkapan dokumen dari Dinas Pariwisata. Tahun depan bisa dibuatkan masterplannya.

No More Posts Available.

No more pages to load.