Syafrizal; Wujudkan Ekonomi Produktif, untuk Nagari Sejahtera dan Aman Covid-19 Atau

oleh -

Dan jangan lupa, setiap tahapan, baik perencanaan dan pelaksanaan Dana Desa wajib dipublikasikan. “Publikasi Dana Desa wajib dilakukan secara swakelola dan partisipatif dengan melibatkan masyarakat nagari,” kata Syafrizal Ucok, yang didampingi oleh Plt Kasubbag Keuangan PMD Sumbar M. Farizd Aulia, S.STP.,MM.

Menurut Plt Kadis Pemberdayaan Masyarakat Nagari Dharmasraya Hasto Kuncoro, M.Pd., melalui Bimtek ini makin membuat terang hal yang masih abu-abu dalam pengelolaan Dana Desa oleh Wali Nagari. “Meski sudah ada petunjuk dan dasar hukum Dana Desa, para Wali Nagari tetap memerlukan diskusi dan pembahasan mengenai Dana Desa, termasuk berbagi pengalaman. Ini yang kita dapatkan dalam Bimtek,” kata Hasto Kuncoro yang didampingi Ketua Forum Wali Nagari Dharmasraya H. Rasul Hamidi Dt. Saridano.

Baca Juga:  Payakumbuh Mengumumkan, Awal Ramadhan Terjadi Penambahan Empat Kasus Positif Covid-19

Rencananya, setelah Bimtek akan ditindaklanjuti dengan kunjungan kepada Nagari dan Bumnag yang berhasil mengangkat perekonomian di nagarinya. “Sekarang masih pandemi Covid-19 sehingga rencana studi tiru kita ke berbagai daerah masih belum terlaksana,” kata Hasto Kuncoro lagi.

Kabupaten Dharmasraya tahun 2021 menerima Dana Desa sebesar Rp56 miliar untuk 52 nagari. Sedangkan alokasi Dana Desa untuk Sumbar tahun 2021 ini berjumlah Rp992 miliar untuk 928 nagari/desa. (*)