Wagub Audy : Organisasi Pemuda Harus Bisa Memaksimalkan Potensi Ekonomi Daerah

oleh -

Artinya peluang generasi muda untuk ikut berkontribusi dalam memajukan daerah, bangsa dan negara sangat besar. Untuk mempersiapkannya perlu pendidikan formal yang memadai serta diiringi pengalaman berorganisasi untuk mengasah soft skill dan memupuk ide dan kreatifitas.

Namun ia berpesan kepada organisasi Solok Muda untuk tidak menjadi organisasi peminta-minta, penyebar proposal. Tetapi tumbuh menjadi organisasi yang bisa menyumbang ide dan berkolaborasi dengan berbagai pihak termasuk pemerintah daerah demi kemajuan bersama.

Baca Juga:  Gubernur Mahyeldi Dukung Pemerataan Akses BBM ke Pelosok melalui Pertashop

Wakil Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra mengapresiasi terbentuknya Solok Muda dan berharap bisa bersama-sama memajukan daerah dengan peran masing-masing.

Menurutnya terbentuknya organisasi Solok Muda adalah “berkah” pandemi yang memaksa siswa dan mahasiswa untuk kuliah secara daring dari rumah. Generasi muda yang butuh kegiatan mengisi waktu kala pandemi memunculkan gagasan untuk membentuk organisasi.

Baca Juga:  Gubernur Sumbar Dukung Assesment Sekolah untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

“Jangan sampai nanti setelah pandemi, organisasinya juga bubar,” katanya.

Sementara itu CEO Solok Muda, Khairul Mufaddal mengatakan organisasi itu memiliki lima gagasan utama yaitu muda mengabdi, muda literasi, muda peduli, muda berkarya dan muda enterpreneur.

Dalam kesempatan itu juga dilaksanakan Focus Group Discussion dengan tema “Mahakarya Kawula Muda Dalam Berkolaborasi Membangun Solok Raya,”.

Baca Juga:  Gubernur Mahyeldi Lepas Secara Resmi Kontingen PON Sumbar ke Papua

Ikut hadir dalam kegiatan itu Anggota DPRD Solok Selatan Zigo Rolanda, Ketua DPD KNPI Kabupaten Solok, dan Ketua DPD KNPI Solok Selatan, serta sejumlah Organisasi Mahasiswa.

No More Posts Available.

No more pages to load.