Wagub Sumbar, Nasrul Abit Ajak BUMN/BUMD dan Pengusaha turut Mengoleksi Karya Perupa

oleh -
Pimpinan Canting Buana Kreatif promosikan hasil karya kepada Wagub Sumbar Nasrul Abit

Wagub Sumbar, Nasrul Abit Ajak BUMN/BUMD dan Pengusaha turut Mengoleksi Karya Perupa

Semangatnews.com. Taman Budaya. Wakil Gubernur Sumbar, H. Nasrul Abit DT. Malintang Panai, mengajak kalangan BUMN/BUMD serta pengusaha di daerah ini untuk dapat  mengoleksi karya-karya terbaik para perupa di tengah-tengah pandemi covid. 19 sebagai aset berharga daerah yang pada gilirannya juga sekaligus turut membantu seniman untuk tetap eksis berkarya menuju Sumbar unggul, salah satunya melalui seni rupa dan seni kriya yang terus eksis melahirkan karya untuk publiknya.

Bagaimana pun seniman di luar profesinya, juga merupakan warga masyarakat yang perlu kita bantu dengan cara mengoleksi karya-karya terbaik lukisan, patung dan karya seni rupa lainnya sebagai aset berharga di kantor-kantor BUMN/BUMN dan gedung bertingkat yang menjadi simbol Sumatera Barat sebagai salah  satu etalase seni rupa di Tanah Air.

Hal itu dikemukakan Nasrul Abit dalam kegiatan temu ramah acara “Bagurau” dengan perupa di galeri seni Taman Budaya Sumbar, Jalan Dipenogoro 31, Padang, kamis siang (27/8).

 

Momentum pameran seni rupa “Realita Sosial” #New Life di tengah-tengah covid. 19 ini kita jadikan ruang untuk turut peduli terhadap para seniman yang ternyata masih tetap melahirkan karya-karya terbaik dan berkualitas tinggi dengan cara mengoleksinya sebagai aset berharga.

Nasrul Abit juga menyinggung, selain seni lukis dan karya seni rupa lainnya, seni batik yang kini banyak dihasilkan seniman maupun pekerja seni batik Sumatera Barat, sudah saatnya kita manfaatkan sebagai produk daerah bahkan dijadikan seragam ASN dilingkungan Pemprov, Pemko/Pemkab Sumatera Barat.

Andai saja 1 juta dari 5 juta penduduk yang ada di Sumatera Barat memanfaatkan produk batik Sumbar, maka kehidupan seniman maupun pekerja batik yang ada akan terus bergairah dan mereka tetap terus melahirkan produk batik berkualitas, ujar Nasrul Abit memberi contoh.

Untuk itu, Nasrul Abit meminta Dinas Kebudayaan Sumbar dan UPTD Taman Budaya untuk tetap memperhatikan karya-karya terbaik ini agar dapat dikoleksi kalangan BUMN/BUMD serta pengusaha sebagai sebagai aset berharga dan simbol budaya Sumbar yang perlu kita pelihara setiap ruang dan waktu melalui pendataan karya yang dibantu kurator guna menguraikan isi, pesan makna karya sebagai masukan kepada pihak yang mengoleksi karya.

Sementara Kurator pameran Muharyadi dan Yasrul Sami yang menjadi nara sumber dengan moderator kepala UPTD Taman Budaya Sumbar, H. Muasri di kegiatan temu perupa “Bagurau” menuju Sumbar unggul dengan Wagub Sumbar itu, menyebutkan pada pameran ini ditampilkan 30 lukisan, 6 sketsa, 3 seni patung dan puluhan batik produksi sanggar “Canting Buana” Padangpanjang dan “Batik Minang Maryeni” Baso, Agam dengan motif-motif bersumber budaya lokal dengan jumlah peserta pameran 26 perupa. (FR)