Warga Agam Kirimkan 500 kg Rendang Untuk Perantau Terkena PPKM di Jabodetabek

oleh -

SEMANGATNEWS.COM – Warga Galuang, Sungai Pua, Agam Sumatera Barat dan PMI Kota Bukittinggi mengirimkan 500 kilogram rendang untuk para perantau di Jabodetabek yang terkena kebijakan PPKM.

“Ini merupakan bentuk kepedulian warga Galuang dan PMI Kota Bukittinggi untuk masyarakat Minang di perantauan yang terkena PPKM. Ini patut diapresiasi,” kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat meninjau Posko Pembuatan Rendang oleh Masyarakat Galuang, Sungai Pua dan PMI kota Bukittinggi, Sabtu (24/7/2021).

Baca Juga:  UAS: Mahyeldi dan Audy Tetap Semangat Konversikan Bank Nagari ke Syariah, Itu Adalah Ujian Iman

Ia mengatakan apa yang dilakukan oleh masyarakat Galuang tersebut adalah bentuk dari hubungan erat antara masyarakat di ranah atau kpung halaman dengan masyarakat yang ada di rantau.

“Seperti inilah sebenarnya semangat orang Minangkabau. Kalau di rantau sedang ada kelebihan rezeki, dikirimkan ke kampung sebaliknya kalau di rantau sedang ada masalah, orang di ranah yang membantu perantau,” katanya.

Baca Juga:  Gubernur Mahyeldi Minta BPKP Dorong Sinkronisasi Pembangunan Pertanian di Sumbar

Ia berharap keedulian antara ranah dan rantau itu terus dipelihara karena kearifan lokal itu merupakan sebuah kekayaan yang bisa menjadi pondasi untuk kemajuan Sumatera Barat.

Ia berharap masyarakat Galuang di Jabodetabek yang sedang terkena pembatasan karena PPKM bisa terbantu dengan kepedulian masyarakat di kampung halaman.

Sementara itu Bupati Agam Andri Warman mengatakan saat ini rendang yang telah selesai dibuat tersebut sedang dalam proses pengepakan dan akan segera dikirimkan ke Jabodetabek.

Baca Juga:  Ekspor Produk Pertanian 383,8 Miliar, Bukti RPJMD 2021-2026 Sumbar "On The Track"

Ia menyebut kepedulian masyarakat itu bisa menjadi contoh bagi Nagari lain di Sumatera Barat untuk membantu para perantau nya yang sedang kesulitan karena aktivitas dibatasi oleh kebijakan PPKM.

No More Posts Available.

No more pages to load.