Diusia Kapankah Bayi Bisa Melihat dan Mendengar dengan Jelas?

by -
*istockphoto

SEMANGATNEWS.COM – Indera penglihatan dan pendengaran merupakan salah satu indera yang penting. Tak heran jika sebagian orang tua penasaran, apakah bayi yang baru lahir sudah bisa melihat dan mendengar dengan baik atau tidak? Jawabannya adalah iya.

1. Tahap Penglihatan pada Bayi

Berikut adalah tahapan perkembangan mata bayi hingga bisa melihat dengan jelas:

Baru lahir hingga usia 1 bulan

Bayi baru lahir tidak dapat melihat sesuatu yang jauh. Bayi bisa melihat objek dengan dengan jarak 20-40 cm (kurang lebih satu jengkal orang dewasa). Pada usia ini, bayi lebih senang melihat warna yang kontras, atau warna-warna dengan memiliki perbedaan yang mencolok.

Bayi yang baru lahir juga memiliki bola mata yang belum bisa fokus secara bersamaan. Saat diperlihatkan satu benda yang bergerak di depan matanya, bola matanya tidak bisa bersamaan mengikuti gerakan benda. Kemampuan mata bayi untuk fokus akan lebih baik saat usianya 1-2 bulan.

Usia 2 – 4 bulan

Di rentang usia ini, bayi biasanya sudah mulai jelas melihat perbedaan warna. Bayi mungkin sudah senang melihat benda berwarna primer, seperti merah, biru, atau kuning, dan benda dengan desain atau detail yang lebih rumit. Di saat ini, orang tua boleh menunjukkan mainan, buku, atau gambar yang berwarna terang.

Ketika usianya 4 bulan, bayi sudah bisa memperkirakan jarak. Didukung dengan  kemampuan motorik lengannya, bayi akan lebih mudah menjangkau objek yang dilihatnya.

Usia 5 bulan

Memasuki usia 5 bulan, kemampuan bayi untuk mengenali objek-objek yang kecil dan benda-benda yang bergerak sudah semakin membaik. Pada usia ini, Si Kecil mungkin akan suka bermain ‘ciluk ba’, karena ia sudah bisa mengenali objek walau hanya pernah melihat sedikit detail dari objek tersebut.

Pemahamannya mengenai warna juga sudah mulai membaik. Bayi sudah bisa membedakan warna-warna yang berani dan mulai membedakan warna-warna lembut, seperti warna pastel.

Usia 8 bulan

Saat berusia 8 bulan penglihatan bayi sudah mendekati sempurna, bahkan hampir sama dengan penglihatan orang dewasa. Di usia ini, bayi sudah mampu melihat benda yang jaraknya jauh, walau belum sebaik penglihatan jarak dekatnya.

Usia 12 bulan

Menginjak usia 12 bulan, bayi sudah dapat melihat dengan jelas. Dia sudah bisa melihat benda yang jarak dekat maupun jauh dengan baik. Bahkan bayi sudah mampu mengenali orang yang sudah dikenalnya dari kejauhan.

Penting bagi orang tua untuk mengetahui tahap-tahap perkembangan penglihatan bayi agar dapat mengenali secara dini apabila terjadi gangguan. Jika kedua bola mata Si Kecil  tidak bergerak seiring pada usia 3-4 bulan, periksakanlah ke dokter anak. Gejala tersebut bisa jadi tanda Si Kecil memiliki gangguan pada penglihatan atau pada otot mata.

2. Tahap Mendengar Pada Bayi

Kemampuan mendengar bayi sudah terbentuk sejak ia masih berada di dalam perut ibu, yaitu sekitar usia 23-27 minggu di dalam kandungan. Oleh karena itu, tak heran jika ibu hamil banyak disarankan untuk berbicara atau bernyanyi pada bayinya dalam kandungan.

Pembentukan telinga sebagai organ pendengaran dimulai sejak kehamilan minggu ke 4-5, bersama dengan terbentuknya wajah, otak, hidung dan mata. Kemudian pada usia kehamilan 18 minggu, barulah awal proses pendengaran bayi mulai berfungsi.

Saat memasuki kehamilan trimester kedua, bayi di dalam kandungan mulai mendengar suara detak jantung ibu, pergerakan udara pada paru-paru, suara usus, dan aliran darah pada tubuh ibu. Hingga pada usia kehamilan 23-27 minggu, bayi dalam kandungan sudah mampu mendengar suara ibu dan sekelilingnya.

Berikut ini adalah tahapan perkembangan kemampuan mendengar bayi seiring pertambahan usianya:

1. Bayi baru lahir

Bayi baru lahir sudah dapat mengenali suara ibunya dan mulai mendengar suara-suara di sekitarnya. Ia juga mungkin akan terkejut ketika mendengar suara-suara baru di sekitarnya, karena suara tersebut belum pernah didengarnya saat di dalam kandungan ibu.

2. Bayi 3 bulan

Pada usia ini, panca indra bayi sangat peka terhadap hal di sekitarnya, termasuk penciuman, pendengaran, serta bahasa yang diucapkan oleh ibu. Terkadang ia juga merespons dengan membuat beberapa suara. Di usia ini pula bayi mulai mencoba “berbicara” pada orang di sekitarnya.

3. Bayi 4-5 bulan

Pada usia ini, kemampuan mendengar pada bayi terus berkembang hingga ia sudah bisa merespons ucapan atau nyanyian ibu dengan senyumnya yang lucu. Tidak hanya itu, bayi usia 4 bulan juga sudah mulai berceloteh sepatah atau dua patah kata.

4. Bayi 6-7 bulan

Di usia 6-7 bulan, bayi sudah semakin aktif mencari asal suara yang ia dengar, baik itu suara orang tuanya atau suara objek tertentu, seperti mainan dan bunyi televisi. Selain itu, bayi juga akan berceloteh atau merespons dengan senyuman saat ia mendengar suara yang dikenalnya.

5. Bayi 8-10 bulan

Pada usia 8-10 bulan, bayi sudah mulai mengenali dan memahami kata-kata yang sering diucapkan orang di sekitarnya, seperti “bola”, “botol”, dan “mainan”.

Tidak berhenti di situ, pada usia ini, bayi juga sudah mengenali suara khas ibu dan ayahnya, bahkan orang-orang lain yang suaranya sering ia dengar.

6. Bayi 1 tahun

Semakin bertambah usia bayi, maka semakin berkembang juga pengetahuan bayi terkait bahasa yang sering ia dengar. Di usia ini, bayi sudah dapat berkomunikasi dan mengatakan “iya” atau “tidak”, dan mulai mengucapkan beberapa kalimat pendek. Bayi 1 tahun juga sudah mampu mengenali lagu anak yang sering ia dengar.

*Sumber Alodokter.

Artikel Terkait :

(s/n)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.