Kunci Jawaban Tema 4 Kelas 6 SD Halaman 11 12 13 14 16 17 19 20, Subtema 1 Globalisasi di Sekitarku: Pembelajaran 2

by -
Kunci Jawaban Tema 4 Kelas 6 SD Halaman 11 12 13 14 16 17 19 20, Subtema 1 Globalisasi di Sekitarku: Pembelajaran 2
Kunci Jawaban Tema 4 Kelas 6 SD Halaman 11 12 13 14 16 17 19 20, Subtema 1 Globalisasi di Sekitarku: Pembelajaran 2

SEMANGATNEWS.COM – Berikut ini disajikan kunci jawaban untuk Kelas 6 SD/MI. Adik-adik dapat menggunakannya sebagai pedoman untuk belajar.

Kunci jawaban membahas tentang pembelajaran 2 yang dimulai dari halaman 10 sampai 21, pembelajaran 2, Tema 4 Globalisasi, Subtema 1 Globalisasi di Sekitarku. Pembahasan kunci jawaban terdapat pada halaman 11, 12, 13, 14, 16, 17, 19, dan 20.

Kunci jawaban ini juga disertai materi yang sesuai dengan Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 edisi revisi tahun 2018. Materi tersebut meliputi mendiskusikan kriteria reklame yang baik’, ‘bereksplorasi untuk menemukan unsurunsur kubus’, dan ‘membaca cerita dan mendiskusikan keberagaman ekonomi’.

Kunci jawaban Tema 4 Kelas 6 ini juga diharapkan dapat membantu orang tua dan guru dalam mengoreksi jawaban siswa.

Hanni anak seorang pengrajin batik. Ayahnya seorang pengusaha kain batik. Dahulu usah ayah Hanni kecil. Ayah Hanni terus berusaha mengembangkan usahanya sehingga kain batiknya bisa terjual sampai luar negeri. Ayah Hanni menggunakan reklame untuk mempromosikan produk batiknya.

Kunci Jawaban Halaman 11 12 13

Berikut adalah reklame milik ayah Hanni.

Secara berpasangan, tulislah hal yang kamu ingin ketahui lebih lanjut tentang iklan dalam bentuk pertanyaan.
Jawaban:
– Apa saja bagian bagian iklan?
– Apa yang dimaksud dengan iklan?

Tukarkan pertanyaan yang telah kamu buat dengan teman di sebelahmu dan diskusikan jawabannya bersama-sama.

Apa itu reklame? Coba kamu kelompokkan gambar-gambar berikut. Mana yang termasuk reklame dan mana yang bukan reklame.

Menurutmu apa itu reklame?
Jawaban:
Reklame adalah suatu media yang terdiri dari tulisan dan gambar untuk menyampaikan informasi.

Apa tujuan dari reklame?
Jawaban:
– Untuk sekadar menyampaikan informasi
– Untuk menarik perhatian masyarakat
– Mengenalkan suatu produk kepada kalayak umum
– Mempengaruhi masyarakat untuk membeli suatu produk
– Membangun kesan baik masyarakat terhadap suatu produk

Apa saja jenis-jenis reklame?
Jawaban:
Iklan, spanduk, brosur, poster, baliho, billboard, banner, plakat, dan lainnya.

Apa ciri-ciri reklame yang baik?
Jawaban:
– Informasi jelas dan mudah untuk dimengerti.
– Memuat informasi yang benar.
– Mampu menarik perhatian orang.
– Mudah diingat.

Reklame digunakan untuk menginformasikan, mengajak, menganjurkan, dan menawarkan produk. Reklame dibuat menarik sehingga pembaca ingin mengikuti anjuran atau membeli barang yang ditawarkan. Ada berbagai jenis reklame di antaranya poster, iklan, plakat, spanduk, selebaran, baliho, buklet, dan lain-lain.

Reklame ada yang bersifat komersial dan nonkomersial. Komersial digunakan oleh pedagang untuk menawarkan barang atau produknya. Sedangkan nonkomersial digunakan untuk mengajak masyarakat untuk melakukan suatu hal, misalkan hidup bersih, hemat energi, dan lain-lain.

Reklame haruslah menarik. Hal-hal yang harus diperhatikkan dalam membuatnya adalah sebagai berikut.
1. Slogan jelas dan mudah dimengerti.
2. Bahasa baik dan menarik dengan ukuran huruf yang sesuai.
3. Ilustrasi menarik dan mudah diingat.
4. Tata letak gambar dan tulisan baik.

Amati di sekitarmu, tulislah reklame yang pernah kamu temui, berilah pendapatmu apakah reklame tersebut sudah dikatakan baik.

Jawaban:

Kunci Jawaban Halaman 14

Ayo Berdiskusi

Seperti yang sudah kamu ketahui bahwa batik ayah Hanni sudah diekspor ke berbagai negara. Batik tersebut dikemas dalam berbagai bentuk.

Berikut adalah contoh beberapa kemasan batik.

Hal serupa juga kita temukan pada kemasan berbagai produk yang ada di sekitar kita. Sekarang amati berbagai kemasan produk yang kamu bawa dari rumah.

Kelompokkan kemasan-kemasan tersebut berdasarkan ciri-cirinya. Perhatikan bagian atas dan bagian alasnya. Apakah sama?

Jawaban:

Tidak, Kubus, balok, prisma segitiga adalah bagian dari prisma.

Kunci Jawaban Halaman 16 dan 17

Ayo Berlatih

Sekarang kita akan melakukan eksplorasi untuk mengetahui rusuk, sisi, titik sudut pada kubus.

Ikutilah petunjuk berikut.

Alat-alat yang dibutuhkan dalam kegiatan ini adalah sebagai berikut.
• Gunting
• Lem kayu atau lem sejenis
• Alat tulis
• Spidol
• Double tape/selotip/lem

Bahan-bahan
• Lidi atau tusuk sate atau sedotan
• Benang kasur
• Kalender bekas

Produk yang dihasilkan adalah sebagai berikut:

Langkah-langkah membuat kerangka kubus dari lidi atau tusuk sate:
1. Siapkan lidi sebanyak 12 buah.
2. Ukur semua lidi dengan panjang 15 cm.
3. Potong lidi sesuai ukuran.
4. Rekatkan 12 buah lidi sehingga menjadi sebuah kerangka kubus dengan menggunakan lem.
5. Potong kalender bekas dengan ukuran 15 cm dan tulis label A, B, C, D, E, F, G, H.
6. Tempelkan label tersebut pada kerangka.

Perhatikan kerangka kubus yang telah dibuat. Dari kerangka tersebut, kita dapat menemukan ciri-ciri kubus, yaitu sebagai berikut.

a. Apakah rusuk kubus sama panjang? Jelaskan.
Jawaban:
Ya, semua rusuk memiliki panjang yang sama yaitu 15 cm. Panjang rusuk yang sama merupakan syarat kubus.

b. Ada berapa banyak rusuk kubus?
Jawaban:
12 buah

Tulislah nama rusuk-rusuk tersebut.
Jawaban:
AE, AB, EF, FB, FG, GH, GE, GC, HD, DA, DC, dan CB.

c. Apakah sudut kubus sama besar? Jelaskan.
Jawaban:
Ya, semua titik sudut kubus sama besar.

d. Ada berapa banyak sudut kubus?
Jawaban:
8 buah

Tulislah nama sudut kubus
Jawaban:
A, B, C, D, E, F, G, H

e. Apakah bidang kubus sama luas? Jelaskan.
Jawaban:
Ya, karena semua bidang berbentuk persegi dengan panjang sisi yang sama.

f. Berbentuk apa bidang kubus?
Jawaban:
Persegi

Ada berapa banyak bidang kubus?
Jawaban:
6 buah

Tulislah nama bidangnya. Bidang juga bisa disebut sisi
Jawaban:
ABFE, ABCD, EFGH, CDHG, BCGF, ADHE.

g. Ada berapa titik sudut kubus?
Jawaban:
8 buah

Tulislah semua titik sudut kubus.
Jawaban:
A, B, C, D, E, F, G, H.

Kamu telah bereksplorasi untuk menemukan rusuk, titik sudut, dan bidang dari kubus. Buatlah kubus pada kertas berpetak berikut. Jelaskan ciri-cirinya.

Ciri-ciri Kubus
Jawaban:
– Jumlah bidang sisi pada kubus ada 6 yang berbentuk persegi dengan ukuran panjang dan luas yang sama
– Mempunyai 8 titik sudut
– Mempunyai 12 rusuk yang sama panjang
– Semua sudutnya siku-siku
– Mempunyai 12 diagonal sisi dengan ukuran yang sama panjang
– Mempunyai 4 diagonal ruang dengan ukuran yang sama panjang
– Mempunyai 6 bidang diagonal yang berbentuk persegi panjang

Sampaikan hasilnya kepada temanmu. Ayah Hanni sudah berhasil menjual produk batiknya sampai ke luar negara. Keluarga mereka bisa dikatakan keluarga yang berada dari sisi ekonomi. Ayah Hanni selalu berpesan untuk tidak sombong dan tetap hidup sederhana. Ayo kita cari tahu lagi cerita Hanni.

Kunci Jawaban Halaman 19 dan 20

Ayo Berdiskusi

Bacalah cerita berikut.

Sahabat Tak Terpisahkan

Hanni dan Duwi telah berteman lama sekali. Sejak belum bersekolah, mereka sering menghabiskan waktu di sore hari untuk bermain bersama. Semua tahu bahwa Hanni dan Duwi tak terpisahkan. Persahabatan mereka tetap terjalin erat, sampai kini mereka telah duduk di kelas 6, di sekolah yang sama.

Dulu, banyak teman yang meragukan bahwa persahabatan Hanni dan Duwi akan bertahan lama, karena latar belakang keluarga mereka yang jauh berbeda. Hanni adalah anak seorang pengrajin batik yang sukses. Walaupun mulai dengan membatik sendiri, kemudian memiliki beberapa pegawai, sekarang usaha orang tua Hanni sudah berkembang sangat pesat. Mereka sudah memiliki beberapa cabang toko batik di kota untuk memasarkan batik karya mereka. Pegawainya juga semakin banyak. Sementara Duwi, adalah anak seorang penjual kue yang sederhana. Ketika kecil dulu, tiap sore Duwi ikut ibunya menjajakan kue kepada para pekerja di pendopo batik milik orang tua Hanni. Di sanalah Hanni berkenalan dengan Duwi. Waktu kecil dulu, mereka sangat menikmati saat-saat itu. Namanya anak-anak, perbedaan latar belakang pun tak dirisaukan. Permainan mereka tetap saja asyik. Petak umpet, petak jongkok, rumah-rumahan, atau masak-masakan.

Tetapi, yang membuat persahabatan mereka bertahan lama adalah sikap Hanni dan Duwi yang saling menghargai satu sama lain. Hanni tidak pernah menganggap dirinya berbeda dengan Duwi. Bukan hanya Duwi yang bermain ke pendopo batik Hanni, tetapi Hanni pun tak sungkan bermain ke rumah sederhana milik keluarga Duwi. Ia malah menikmati makan siang atau makan jajanan sore di rumah Duwi. Memang, ibu Duwi pandai memasak. Namanya juga penjaja kue, pasti pandai juga membuat aneka masakan. Hanni justru senang dengan kedekatan dan kesederhanaan suasana di keluarga Duwi. Acara makan bersama yang selalu ramai penuh cerita, karena semua hadir dengan kisah masing-masing.

Sebaliknya, ketika Duwi bermain ke rumah Hanni, tidak dirasanya minder sedikit pun. Ayah dan ibu Hanni tidak pernah juga memperlakukan Duwi super istimewa karena Duwi anak penjaja kue. Santai saja Duwi membaca-baca koleksi buku cerita Hanni di kamarnya ketika Hanni sedang melakukan hal lain. Kadang-kadang Duwi pun ikut membantu ketika Hanni harus melipat lipat batik dan memasukkannya ke dalam plastik sebelum siap dikirim ke toko. Duwi kagum dengan Hanni dan keluarganya. Walaupun punya banyak pegawai, Hanni dan saudara-saudaranya tetap terlibat untuk membantu usaha orang tuanya. Membantu sesuai usia dan kemampuan. Terlihat bahwa mereka meraih sukses memang karena kerja keras.

Begitulah sahabat, tak ada kata-kata yang perlu diucapkan untuk menyatakan sayang pada sahabat. Hanya diperlukan sikap yang tulus, tak pandang perbedaan, saling menghargai, dan saling belajar. Rasa sayang yang tulus pada sahabat akan membentuk pertemanan yang indah dan tak terpisahkan.

1. Apa perbedaan yang terlihat antara Hanni dan Duwi?
Jawaban:
Perbedaan latar belakang keluarga.

2. Bagaimana Hanni bersikap terhadap Duwi?
Jawaban:
Menghargai Duwi meski berbeda latar belakang, tidak sombong, tidak sungkan bermain ke rumah Duwi, dan malah menyukai kedekatan serta kesederhanaan Duwi.

3. Bagaimana sikap keluarga Hanni kepada Duwi?
Jawaban:
Walaupun Duwi anak penjaja kue, keluarga Hanni tidak pernah memperlakukan Duwi super istimewa.

4. Bagaimana Duwi bersikap terhadap Hanni?
Jawaban:
Saling menghargai, tidak minder ketika bermain ke rumah Hanni, mau membantu Hanni melakukan pekerjaannya, dan mengagumi Hanni yang mau membantu pekerjaan orang tuanya.

5. Bagaimana sikap keluarga Duwi terhadap Hanni?
Jawaban:
Keluarga Duwi memperbolehkan Hanni bermain ke rumah mereka. Hanni juga dipersilahkan mencoba masakan ibu Duwi yang enak.

6. Apa yang bisa kita contoh dari Hanni?
Jawaban:
Selalu menghargai teman, tidak sombong kepada teman, dan tidak membenci kesederhanaan teman.

7. Apa yang bisa kita contoh dari Duwi?
Jawaban:
Selalu menghargai teman dan tidak mudah minder.

Hanni dan Duwi berbeda latar belakang ekonomi keluarga. Namun demikian, mereka tetap berteman baik. Hanni tetap menghargai Duwi dan tidak bersikap sombong. Hanni belajar kesederhanaan dari Duwi. Duwi menghargai Hanni dan tidak malu berteman dengannya. Duwi belajar sikap tidak sombong dari Hanni.

Bagaimana dengan kamu? Apakah kamu juga merasakan keberagaman ekonomi? Contohlah Duwi dan Hanni. Duwi tidak malu dengan kondisi keluarganya, dan Hanni tidak sombong. Mereka menghargai keberagaman yang ada.

Ceritakan perasaanmu membaca cerita Hanni dan Duwi.

Jawaban:

 Setelah membaca cerita Sahabat Tak Terpisahkan (Hanni dan Duwi), saya senang, kagum, dan tentunya mendapatkan banyak pelajaran dari cerita tersebut. Bagaimana sebuah persahabatan yang tak terpisahkan meski keduanya. Cerita antara Hanni dan Duwi ini bisa menjadi contoh buat kita dalam kehidupan sehari-hari. Banyak yang bisa kita contoh dari keluarga Hanni. Di era globalisasi ini, jika kita mempunyai kemampuan, ketrampilan, dan sikap kerja keras kita bisa mencapai mencapai kesuksesan. Namun kita tetap harus rendah hati, menghargai orang lain, dan hidup sederhana.

Banyak yang bisa kita contoh dari keluarga Hanni. Di era globalisasi ini, jika kita mempunyai kemampuan, ketrampilan, dan sikap kerja keras kita bisa mencapai mencapai kesuksesan. Namun kita tetap harus rendah hati, menghargai orang lain, dan hidup sederhana.

Ayo Renungkan

• Sebutkan 3 hal yang kamu pelajari hari ini.
• Apa yang sudah kamu pahami dengan baik?
• Apa yang belum kamu pahami?
• Apa yang akan kamu lakukan agar lebih paham?
• Manfaat apa yang kamu

Kerja Sama dengan Orang Tua

Ceritakan kepada orang tuamu tentang semangat ayah Hanni dalam menjual batiknya di era globalisasi. Mintalah pendapatnya tentang hal-hal yang bisa dicontoh darinya. peroleh dari pembelajaran hari ini?

*)Disclaimer: Artikel ini hanya ditujukan kepada orang tua dan guru untuk memandu proses belajar anak.

Sumber:
– Buku Siswa SD/MI Kelas VI Tema 4 Globalisasi, Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
– Buku Guru SD/MI Kelas VI Tema 4 Globalisasi, Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

(Semangatnews.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.