Plt Dirut PSM Rico Rahmadian; Trans Padang Moda yang Nyaman dan Aman bagi Warga
SEMANGATNEWS.COM- Salah satu tantangan yang paling berat bagi kota Padang adalah dalam hal mengatasi masalah moda angkutan kota.
Sebagai kota yang terus berkembang dan menuju kota Metropolitan, sepertinya kalah cepat dalam mengantasipasi dan menata angkutan yang diidamkan warga.
Penambahan jumlah kendaraan dan penduduk tiap tahunnya adalah suatu resiko bagi kota Padang sekaligus mempertontonkan betapa runyamnya mengatasi kemacetan pada jam jam tertentu di kota Bingkuang ini.
Pelebaran jalan atau membangun jalan alternatif belum terlihat signifikan mampu mengurai kemacetan. Lihatlah pada titik titik tertentu mulai dari Lubuk Buaya hingga ke Pasar Raya, atau dari Indarung ke pusat kota terjadi kemacetan yang lumayan lama.
Titik kemacetan yang sering dikeluhkan warga adalah di Pasar Lubuk Buaya dan Pasar Banda Buek terutama pada hari Sabtu dan minggu. Kemacetan juga sering terjadi pada persimpangan tertentu, walaupun sudah ada trafic light.
Apa moda yang cocok untuk mengatasi kemacetan, rupanya Pemda Kota Padang telah mendirikan perusahaan bernama PERUMDA Padang Sejahtera Mandiri sejak tahun 2014 lalu.
Perusahaan inilah diberi kepercayaan dan kewenangan dalam mempersiapkan angkutan kota. Namanya Trans Padang. Moda ini diharapkan jadi solusi mengatasi kemacetan. Tentu juga diharapkan adanya kesadaran warga untuk tidak sering menggunakan kendaraan pribadi dalam melakukan aktifitas sehari hari. Misalnya ke Pasar atau ke kantor. Gunakanlah Trans Padang lagi nyaman dan aman sekaligus berhemat, sebut Rico.
Kehadiran Trans Padang membuat angkot mini tersingkir. Namun managemen PSM telah mempunyai solusi dengan pemilik angkot. ” Sudah ada perjanjian dan perhitungannya”, sebut Rico Rahmadian Albert yang kini ditunjuk sebagai Plt.Dirut Perumda PSM.
Katanya, bagi pemilik angkot mini diberi subsidi oleh PSM lewat koperasi sebesar Rp 1 juta perbulan/per angkot. Dengan catatan angkotnya tidak boleh lagi beroperasi pada jalur tersebut.
Rico yang baru dipercaya dan diberikan amanah sebagai Plt Dirut, Kamis 21/04 sore sengaja mengundang sejumlah Wartawan di salah satu cafe di Taplau, Padang. Tujuan sambil perkenalkan pengelola, termasuk komisaris juga yang lebih penting adalah minta masukan kepada rekan pers tentang usaha yang dikelolanya.
Banyak masukan dan semuanya menjadi catatan Rico dan stafnya dalam mengelola Perusda ini.
Zulnadi, Ketua SMSI Sumbar yang di daulat memberi sambutan sebelum diskusi, berharap agar managemen PSM betul betul memberikan pelayanan prima kepada warga kota. Jadikan Trans Padang itu moda yang aman dan nyaman dan tepat waktu.Lakukan inovasi inovasi, agar warga tertarik menaiki Trans Padang. Perlu sosialisasi yang inten di pemukiman penduduk yang dekat dengan halte trans, begitu juga buat selebaran, apa keuntungannya bila menggunakan moda Trans Padang.
Sesekali ajak anak anak SD dan TK naik gratis. Pokoknya bagaimana managemen mensiasati warga kota Padang gandrung naik Trans, sebut Zulnadi.
Sementara Gusfen Khairul Ayah, menberikan masukan agar Trans Padang membuka jalur khusus Sabtu Minggu yang melewati Pantai Padang.Jangan terkesan keindahan pantai Padang hanya dinikmati bagi yang mempunyai kendaraan pribadi. Beri jugalah ruang pada warga lain, utamanya warga yang kurang mampu.
Pengalaman, sebut Gusfen yang Sekretaris SMSI Sumbar, ada Warga kota dari Bungus yang seumur umurnya belum pernah melihat Pantai Padang. Tatkala ada program Wako Hendri Septa inapkan warga miskin di Rumah Dinas semalam, maka keluarga itu diajak keliling kota Padang dan menikmati keindahan pantainya. Disitulah ketahuan keluarga ini baru pertama kali melihatnya. Trans Padang mainded harus diciptakan mulai dari usia dini.
Sementara Yudi dari TV One meminta managemen PSM harus tegas dan ketat dalam mengelola objek wisata Pantai Air Manis. Jangan ada lagi tukang pakuak dan pakang parkir yang sering dikeluhkan pengunjung. Ciptakan image pantai Air Manis bebas dari segala pungutan liar dan pantainya bersih
Yudi juga minta, agar wartawan diberi akses untuk bisa meliput setiap saat. Tentu managemen memberikan semacam id card kepada rekan pers.
Rico yang cepat akrab dengan kalangan pers menerima semua masukan rekan rekan pers. Bahkan Ketua Dewan Pengawas Zulherman yang juga hadir saat itu memberi penekanan terhadap masukan masukan wartawan untuk segera ditindaklanjuti. Semua masukan bernas semua, sebut Zulherman.
Kalau Dewan Pengawas sudah menegaskan dan menggaris bawahi, kita tidak akan tindaklanjuti. Itu perintah, siap dilaksanankan, sebut Rico selaku Plt Dirut.
Salah satu unit usaha PSM adalah Trans Padang yang kini memiliki 35 Armada dengan pembagian untuk koridor pertama sebanyak 25 unit dengan jalur layanan Pasar Raya ke terminal Anak Aie dan koridor empat adalah 10 unit dengan jalur Terminal Anak Aie ke Teluk Bayur.
Rencananya juga akan dibuka koridor baru Pasar Raya ke Unand dan Pasar Raya- Indarung.
Selain usaha Trans Padang, PSM juga mengelola objek wisata Pantai Air Manis dan juga perparkiran di Mall Pasar Raya.
Menurut Rico Trans Padang tetap beroperasi usai sholat Id. Sedangkan untuk pantai Air Manis, kita sudah persiapkan personil guna mengantisipasi bila pengunjung ramai. Kita bekerja sama dengan pihak terkait, dan aparat keamanan, kata Rico.Pokoknya pengunjung kita buat nyaman dan aman, sebut pensiunan BRI ini.**
