SEMANGATNEWS.COM – Ketua Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Barat Prof. Ganefri dan rombongan bersilaturrahmi dengan PCNU Kota Payakumbuh, Senin (2/1/2023).
Ketua PWNU didampingi Dr.Tanrusli Sekretaris Umum, H.Joben (Katib PWNU) yang juga Kakan Kemenag Kota Payakumbuh. Sementara tuan rumah Ketua PCNU H. Mustafa, MA didampingi Edward DF (Mutasyar juga Anggota DPRD Kota Payakumbuh), Afrizul (Wakil Ketua), Firdaus (wakil sekretaris), Aswir, S.Pd.I (Bendahara), Fajri Nur, S.Ag (Wakil Ketua), Wirson Efandi, M.Pd. (Wakil Rais), Gusti Yondri, SH.I (Wakil Ketua), Endra Rinaldi, S.Ag (A’wan), Dafrul Fauzi, M.Pd. (Wakil Rais), H. Delfitra, S.Pd. (Wakil Sekretaris), H. Nurhidayat, S.Ag (Wakil Rais)
“Kebetulan Ketua PWNU melakukan pelatikan PCNU Kabupaten Limapuluh Kota, kita coba meminta beliau mampir ke kantor kita. Alhamdulillah beliau mengabulkan,” ujar Ketua PCNU Kota Payakumbuh H. Mustafa saat menanti orang nomor satu di NU Sumbar itu di kantor PCNU di Jl. Khatib Sulaiman Kel. Padang Karambia Kecamatan Payakumbuh Selatan Kota Payakumbuh.
Dikatakan, kalau dicari-cari waktu akan sangat sulit. Karena Ketua PWNU sangat sibuk sebagai Rektor UNP. “Makanya ketika kita ketahui beliau ada di Kabupaten Limapuluh Kota, kita mohonkan kehadirannya di Kantor PCNU,” tukuk Mustafa
Dalam silaturrahmi dengan pembawa acara Drs. H Jufrimal, MA (A’Wan juga Kasi Penmad Kemensg) lebih jauh H. Mustafa menyebutkan, secara organisasi PCNU Kota Payakumbuh belum begitu memasyarakat. Tapi secara amaliyah tidak perlu diragukan. Bahkan ada kelompok-kelompok masyarakat yang ingin bersilaturrahmi ke PCNU. “PCNU aktif secara keagamaan,” jelasnya.
Ditambahkan Ketua PCNU, untuk memasyarakatkan NU berbagai kegiatan terus dilakukan di Kantor PCNU. Salah satu kegiatan yang mendapat sambutan dari masyarakat nonton bareng Piala Dunia 2022 baru lalu.
Ketua PWNU Prof. Ganefri memberikan apresiasi kepada PCNU Kota Payakumbuh dengan telah memiliki kantor dan terus menggeliat. “Memang di grass roots (akar rumput) NU di Sumbar belum dikenal betul. Tapi di kalangan menengah ke atas NU menjadi pesaing. Apalagi NU organisasi terbuka dan tidak berafiliasi pada partai tertentu,” kata Prof. Ganefri.
Namun dukungan kader-kader NU dalam pemilihan kepala daerah dan lainnya tentu melihat siapa figur yang berasal dari NU. “Dan NU kita jadikan penyeimbang di Sumbar. NU harus tagak di nan manang,” imbau Prof. Ganefri.
Diharapkan PCNU, bisa membentuk Pengurus Anak Cabang (PAC) di setiap kecamatan dan Ranting di setiap kelurahan. “Ini kita perlukan untuk membesarkan NU di Sumbar dengan demikian NU terus berkembang dan besar khususnya di Payakumbuh dan Limapuluh Kota dan umumnya di Sumbar,” pungkas Ketua PWNU putra Luak Limopuluah tersebut. (*)

