Wakil Ketua DPRD Sumbar Suwirpen Dorong Siswa SMK untuk Berwirausaha

by -

Wakil Ketua DPRD Sumbar Suwirpen Dorong Siswa SMK untuk Berwirausaha

SEMANGATNEWS.COM – Suwirpen Suib, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), memberikan motivasi kepada siswa dan siswi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 8 Padang untuk aktif berwirausaha setelah menyelesaikan pendidikan mereka. Suwirpen menyatakan bahwa membuka lapangan kerja sendiri atau terlibat dalam dunia usaha dapat menjadi langkah strategis dalam mengurangi beban pemerintah dalam menangani tingginya tingkat pengangguran yang berpotensi meningkat setiap tahun.

“Setelah menyelesaikan pendidikan formal, jangan hanya berfokus mencari pekerjaan, tetapi juga bersiap membuka peluang pekerjaan sendiri. Sudah banyak wirausahawan yang sukses di berbagai sektor, dan lulusan SMK pun bisa mengikuti jejak mereka,” ujarnya saat menjadi pembina upacara di sekolah tersebut pada Senin (15/1).

Suwirpen menegaskan bahwa kunci kesuksesan tidak hanya terletak pada keterampilan atau faktor pendukung lainnya, tetapi juga doa dari orang tua. Ia mendorong siswa untuk menjadi anak yang berbakti kepada keluarga, teman, dan guru yang membimbing mereka menuju kesuksesan. Selama kunjungannya ke SMKN 8 Padang, Suwirpen juga memberikan bantuan senilai Rp 600 juta untuk operasional sekolah.

“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan mendukung lahirnya wirausahawan-wirausahawan baru setiap tahunnya,” tambahnya.

Dalam kunjungan ke SMKN 8 Padang, Suwirpen juga menyelenggarakan kuis dengan pertanyaan-pertanyaan tertentu, di mana para pemenang mendapatkan hadiah sebagai motivasi. Penting untuk dicatat bahwa tingkat pengangguran di Sumbar berada di peringkat ke-8 tertinggi nasional dengan angka 5,94 persen, menurut data terbaru Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Indonesia yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada Agustus 2023.

Dengan TPT tersebut, Sumbar masuk dalam daftar 10 provinsi dengan tingkat pengangguran tertinggi di Indonesia, menyusul Sumatera Utara (5,89 persen) dan Papua Barat (5,38 persen).

Suwirpen juga menyampaikan pentingnya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Sumbar dengan memperhatikan sarana prasarana (Sapras) di sektor pendidikan. Melihat kondisi saat ini, masih banyak sekolah yang kekurangan fasilitas belajar, terutama di SMA dan SMK yang merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi.

Pada evaluasi sebelumnya, banyak siswa SMA atau SMK yang tidak mendapatkan tempat di sekolah-sekolah yang dianggap layak, dan hal ini harus menjadi perhatian bersama. Selain itu, kelengkapan Sapras sekolah juga masih menjadi masalah yang perlu diatasi.

“Oleh karena itu, peningkatan SDM menuju generasi emas 2045 tidak dapat terlepas dari sektor pendidikan yang berjalan maksimal,” paparnya.(Qan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.