Djafar Hafsah: uang Nazaruddin untuk Fraksi Demokrat

by -
Djafar Hafsah: uang Nazaruddin untuk Fraksi Demokrat

SEMANGATNEWS –  Mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat Muhammad Djafar Hafsah membantah tudingan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin terkait dirinya telah menerima uang sebesar US$ 100 ribu dari proyek korupsi e-KTP.

Djafar menegaskan, pernyataan Nazaruddin bahwa dirinya menggunakan uang itu untuk membeli mobil Land Cruiser dengan nomor polisi B 1 MJH adalah tidak benar.

Menurutnya, Nazaruddin memang pernah memberi uang hampir satu miliar rupiah. Tetapi uang itu untuk kepentingan Fraksi Demokrat. Pasalnya, waktu itu Nazaruddin adalah Bendahara Umum dan Djafar adalah Ketua Fraksi saat Anas Urbaningrum berstatus Ketua Umum Partai Demokrat.

“Tentu pernah menerima uang dari Nazaruddin sebab dia bendahara dan saya pernah jadi Ketua Fraksi pada tahun 2010,” kata Djafar.

Djafar mengaku tidak tahu bahwa pemberian Nazaruddin itu terkait dengan suap pengadaan proyek e-KTP. Menurutnya pemberian uang tersebut adalah untuk operasional fraksi.

“Setahu saya dana itu diberikan untuk operasionalnya sebagai Ketua Fraksi. Hampir satu miliar. Itu untuk operasional termasuk gempa bumi di Mentawai dan pembinaan anggota DPRD,” terangnya.

Djafar menerangkan, saat dirinya menerima uang tersebut, Nazaruddin tidak menjelaskan apa maksudnya. Penerimaan uang sebesar itu pun ia lakukan tanpa adanya surat terima.

Kata Djafar, Nazaruddin tidak menyebut sama sekali bahwa itu adalah jatah dari proyek e-KTP. Karena itu, ia menganggap uang tersebut untuk operasional partai.

Ia baru tahu bahwa itu uang korupsi e-KTP saat penyidik KPK memberitahunya. Setelah itu, Djafar kemudian mengembalikan uang satu miliar tersebut ke KPK.

“Dia (Nazaruddin) tidak menyampaikan uang dari mana. Di KPK, katanya itu uang dari e-KTP. Saya sendiri tidak tahu bagaimana hubungannya,” ujarnya.

Sedangkan, Nazaruddin tetap kukuh pada keterangannya. Ia memantapkan pernyataannya, Djafar digunakan untuk membeli mobil.

“Uang satu miliar Djafar untuk beli mobil Land Cruiser. Atas permintaan Mas Anas, saya memberikan uang itu,” katanya

Nazaruddin juga menolak memberitahukan proses serah terima uang tersebut kepada Djafar. “Seperti kesaksian pak Djafar saja lah,” ujarnya (sumber:RIMA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.