TV Kompas Batalkan Dialog Skandal Buku Merah Lantaran KPK dan Polri Tak Datang

by -

Semangstnews,Jkt– Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar mempertanyakan batalnya acara dialog di Kompas TV, Senin (15/10/2018).

Hal itu disampaikan oleh Dahnil di akun Twitternya di hari yang sama.

Di cuitannya itu, Dahnil mengatakan kalau dirinya sudah hampir tiba di gedung Kompas TV.

Kedatangannya ke Kompas TV itu, kata dia, yakni untuk taping acara Satu Meja The Forum terkait skandal perusakan buku merah yang melibatkan dua penyidik KPK dari kepolisian.

Dalam kasus itu, disebut-sebut bahwa ada nama petinggi Polri yang diduga terkait dalam kasus tersebut.

Namun kata dia, tiba-tiba acara tersebut dibatalkan karena tidak ada pihak KPK dan Polri yang datang.

“Saya sdh mau tiba di @KompasTV bersiap Taping acara Satu Meja The Forum bersama Mas @bdm2502 terkait skandal perusakan buku merah yg melibatkan 2 penyidik KPK dr kepolisian yg diduga didalamnya ada nama petinggi Polri

Namun,tiba2 batal karna tdk ada pihak KPK dan Polri yg datang,” cuitnya.

Menurutnya, ini bukan kali pertama baginya mengalami pembatalan dialog seperti ini.

Apalagi, kata dia, jika tema yang akan dibahas pada dialog itu mengenai kepolisian.

“Saya mengalami beberapa kali pembatalan dialog sprt ini, ketika temanya terkait dengan kepolisian.

Dulu beberapa kali pembatalan terkait kasus Siyono yg kami Autopsi bersama komnas HAM dan membuktikan semua yg dinyatakan polisi sebelumnya terkait kematian siyono adl tdk benar,” tulisnya lagi.

Batalnya dialog di Kompas TV itu, kata dia, memperlihatkan bahwa pimpinan KPK ketakutan untuk menuntaskan kasus yang melibatkan anggota kepolisian.

“Inkonsistensi pernyataan Ketua @KPK_RI terkait dg perusakan barang bukti berupa buku merah yg diungkap @inaleaks, setidaknya memperlihatkan bagaimana takutnya pimpinan KPK menuntaskan kasus yg melibatkan anggota kepolisian @LaodeMSyarif,” cuitnya.

Meski begitu, Dahnil menjelaskan bahwa ia tidak bermasalah dengan Kompas TV dan memahami situasi sehingga adanya pembatalan tersebut.

“Saya memahami posisi media yg tdk mungkin membahas bila tdk hadir dari pihak KPK dan Kepolisian @bdm2502 @KompasTV,” tambahnya.(smbgtnews/tribunenews bogor.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.