Jakarta, Semangatnews.com – Dalam duel yang dinanti banyak pihak di ajang UFC 320, Alex Pereira mencetak kemenangan spektakuler melalui TKO hanya dalam 80 detik, membuat Magomed Ankalaev tersungkur tak berdaya dan membuktikan bahwa kekuatan dan agresivitasnya tetap menakutkan di kelas atas.
Begitu pertarungan dimulai, Pereira memulai dengan kombinasi pukulan cepat yang terarah, memanfaatkan celah pertahanan Ankalaev yang sedikit terbuka ketika berusaha mengejar posisi body punch, dan tak butuh waktu lama untuk mendaratkan pukulan keras yang mengguncang lawan.
Dalam hitungan sesaat, Ankalaev terjerembap ke lantai oktagon, dan wasit segera menghentikan pertandingan setelah pukulan lanjutan menimpanya, menyatakan TKO demi keselamatan petarung — kemenangan Pereira pun langsung disambut sorak penonton dan sorot lampu kamera.
Setelah menyudahinya dalam waktu sangat singkat, Pereira mengungkapkan kata-kata tegas bahwa ia datang ke sana bukan untuk bermain aman, tetapi untuk menunjukkan bahwa dirinya masih nomor satu — ia menyebut bahwa ini bukan penampilan terbaiknya, tapi cukup untuk mengukuhkan dominasinya.
Kemenangan tersebut menambah daftar rekor impresif Pereira: ia membuktikan bahwa dirinya tak hanya piawai dalam pertarungan jarak dekat, tetapi juga punya power eksplosif yang bisa meruntuhkan lawan dengan cepat ketika posisi tekanan terbuka.
Bagi Ankalaev, kekalahan itu menjadi pelajaran pahit. Ia sempat menunjukkan inisiatif awal dan mencoba mengontrol jarak dengan tendangan dan jab, namun kecepatan reaksi Pereira memaksa permainannya runtuh lebih cepat dari perkiraan.
Analisis teknis menyebut bahwa strategi Pereira sangat matang: membuka dengan feint, menciptakan ruang celah kecil tanpa memberi kesempatan lawan untuk menetralkan, lalu langsung mengeksekusi pukulan keras ke dagu sebagai titik akhir pertarungan.
Pereira dalam wawancara pasca-pertarungan juga memberikan pujian terhadap lawannya dan menyatakan bahwa ia menghormati kemampuan Ankalaev, namun di malam itu momentum menguntungkannya sendiri.
Bagi penggemar UFC, momen 80 detik ini akan dikenang sebagai salah satu kemenangan paling dominan dan cepat di kelas menengah-berat, dan menyuarakan bahwa nama Pereira tetap disegani di papan atas UFC.
Kini publik dan kompetitor tertarik menunggu langkah selanjutnya: apakah Pereira akan menantang juara saat ini, atau mempertahankan dominasi lewat pertarungan besar berikutnya yang menjadi momen penegasan kariernya.
Walau kemenangan instan selalu mengundang tanya — tentang apakah pertarungan akan lebih lama di lain waktu — satu hal jelas: Alex Pereira malam itu menunjukkan karakter petarung tak kenal kompromi, menghajar lawan dalam hitungan puluhan detik dan kembali menegaskan kelasnya di UFC.(*)
