Polisi Janji Usut Tuntas Ambruknya Ponpes Al Khoziny, Proses Hukum Menanti

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Polda Jawa Timur menegaskan akan menjalankan proses hukum atas insiden ambruknya bangunan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny. Polisi telah mengumpulkan saksi, memeriksa struktur bangunan, dan mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab.

Kapolda menyebut bahwa penyelidikan akan mencakup aspek administratif, teknis, dan kriminal bila ditemukan unsur kelalaian atau pelanggaran terhadap standar bangunan yang berlaku.

Saksi yang sudah diperiksa termasuk pengurus ponpes, kontraktor yang membangun, dan tukang atau tenaga kerja yang terlibat dalam konstruksi bangunan yang ambruk.

Tim forensik struktur bangunan juga telah diturunkan ke lokasi untuk memeriksa keretakan, kualitas bahan bangunan, serta penyimpangan desain, apakah ada perubahan yang tidak sesuai izin.

Pihak kepolisian menyatakan bahwa bukti seperti dokumen izin mendirikan bangunan (IMB), kontrak pembangunan, serta foto atau video kondisi sebelum ambruk akan dijadikan kunci dalam menetapkan tersangka jika ditemukan pelanggaran.

Masyarakat sekitar dan santri ponpes juga dimintai keterangan mengenai getaran atau retakan yang sebelumnya muncul, agar dapat dilacak apakah keruntuhan bangunan telah “berproses” sebelum kejadian tragis.

Polri juga menjalin koordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Bangunan dan Penataan Ruang serta Dinas Pendidikan guna memastikan bahwa regulasi bangunan keagamaan ditegakkan.

Kapolda menegaskan bahwa pihaknya tidak akan pandang bulu: baik pejabat pesantren, pengembang, maupun pihak teknis yang terbukti lalai akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Langkah penegakan hukum ini diharapkan memberi efek jera dan menjadi pelajaran bahwa bangunan keagamaan—meskipun simbol moral—harus mematuhi standar keselamatan struktural demi melindungi nyawa manusia.

Publik berharap proses hukum berjalan transparan agar keadilan dapat ditegakkan bagi korban dan keluarga, dan agar insiden serupa tak terulang di pesantren atau bangunan publik manapun.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.