BLACKPINK Diguyur Hujan di Jakarta, Jisoo: “Berkat Energi Kalian Aku Jadi Semangat”

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Konser tur dunia “Deadline” yang digelar oleh BLACKPINK di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada tanggal 1‑2 November 2025 menyisakan momen tak terlupakan, terutama ketika hujan deras mengguyur stadion tepat sebelum penampilan.

Walaupun cuaca sempat tak bersahabat, ribuan penggemar tetap bertahan dan menyemangati seluruh anggota grup begitu mereka naik ke panggung—menunjukkan dedikasi dan antusiasme yang membuat para artis terkesan.

Jisoo menyampaikan rasa terima kasihnya lewat unggahan di media sosial yang ditulis dalam Bahasa Indonesia: “Tadinya aku sempat khawatir karena hujan terus, tapi semangat kalian benar-benar luar biasa! Berkat energi yang kalian berikan selama dua hari ini, aku jadi ikut semangat!”

Unggahan tersebut pun dibanjiri komentar dari penggemar lokal, banyak di antaranya mengaku tersentuh lantaran idola mereka berusaha menyapa dalam Bahasa Indonesia dan menghargai usaha mereka menghadapi kondisi cuaca.

Pada hari pertama konser, hujan turun cukup lebat hingga membuat jadwal mundur beberapa menit dari rencana awal; namun keteguhan penonton dan respons panggung dari BLACKPINK segera mengubah atmosfer menjadi penuh energi.

Dalam sesi pembukaan, setelah intro ‘Deadline’ bergema, hujan berhenti seolah memberi ruang bagi keempat member—Jisoo, Jennie, Rosé, dan Lisa—untuk memulai dengan sorak sorai dan teriakan penggemar yang menggema di GBK.

Rosé kemudian memuji penonton Jakarta sebagai “penonton paling berdedikasi” dalam seluruh rangkaian tur dunia mereka, menyoroti bagaimana hujan bukan penghalang bagi para Blink untuk tetap memberikan dukungan.

Meski kondisi sempat menantang, produksi panggung tetap berjalan megah dengan pencahayaan yang memukau, permainan visual dan koreografi yang rapi—hal ini menurut penonton membuat momen malam itu terasa sangat istimewa.

Selain aksi di atas panggung, interaksi secara langsung dengan penggemar juga berlangsung hangat; Jisoo dan rekan-rekannya beberapa kali menyapa dalam Bahasa Indonesia, mengucap “Aku cinta kamu” dan “Terima kasih banyak”.

Di akhir konser, Jisoo menambahkan ungkapan sederhana namun mengena: “Aku sayang kalian.” Dengan begitu, konser di Jakarta bukan hanya tentang musik dan hiburan, tetapi juga tentang koneksi emosional antara idola dan penggemar.

Malam itu, hujan yang sempat menciptakan kegelisahan justru menjelma menjadi elemen yang memperkuat pengalaman—menjadi cerita bahwa ketika cuaca buruk datang, semangat dan solidaritas penggemar mampu menyinari panggung besar di tengah rintik hujan.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.