Tragedi Bom di Depan Pengadilan Ibu Kota Pakistan, 12 Tewas dan Puluhan Luka-Luka

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Sebuah ledakan dahsyat terjadi di depan gedung pengadilan utama ibu kota pada sore hari, menewaskan 12 orang dan melukai puluhan lainnya. Kejadian ini memicu kepanikan massal di pusat kota dan menimbulkan kemacetan panjang.

Menurut saksi mata, ledakan terdengar seperti dentuman keras yang mengguncang gedung sekitar dan menyebabkan kaca-kaca pecah di sekeliling lokasi. Warga berlarian mencari tempat aman dan tim medis segera dikerahkan.

Polisi dan tim penanggulangan bom langsung menutup area sekitar untuk mencegah potensi ledakan susulan dan memulai proses evakuasi korban.

Pihak kepolisian menyebut bahwa bom diduga dipasang secara sengaja di area parkir depan pengadilan, namun motif dan pihak pelaku masih diselidiki.

Korban yang tewas termasuk pegawai pengadilan dan warga sipil yang berada di sekitar lokasi. Beberapa korban mengalami luka serius dan dibawa ke rumah sakit terdekat.

Pejabat keamanan menegaskan bahwa seluruh akses jalan utama di sekitar pengadilan ditutup sementara, dan polisi melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kendaraan dan orang yang melintas.

Ledakan ini terjadi saat jam sibuk, ketika banyak warga mengurus administrasi hukum di pengadilan, sehingga jumlah korban terbilang tinggi.

Sejumlah saksi mengatakan melihat sosok mencurigakan meninggalkan lokasi sebelum ledakan, dan polisi kini mengumpulkan rekaman CCTV sebagai bagian dari penyelidikan.

Pihak pemerintah mengekspresikan duka mendalam dan meminta masyarakat tetap tenang serta mempercayakan penanganan kasus kepada aparat hukum.

Analisis awal menilai bahwa ledakan ini bisa menjadi ancaman keamanan baru di ibu kota, dan aparat diminta meningkatkan pengawasan di seluruh fasilitas publik.

Pihak kepolisian dan tim antiteror bekerja sama dengan lembaga intelijen untuk melacak motif dan jaringan pelaku agar insiden serupa dapat dicegah di masa mendatang.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.