Elegan Bermakna: Arumi & Irish Bella Tampilkan Hijab Eksperimental di SFP 2025

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Di tengah gemerlapnya Surabaya Fashion Parade 2025 dengan tema “Rebellion”, Arumi Bachsin dan Irish Bella berhasil menyedot perhatian lewat nuansa hijab yang elegan namun kreatif. Keduanya berkolaborasi dengan Arinna Premium Hijab untuk menghadirkan koleksi Edgy Series yang memadukan corak tegas, bentuk asimetris, dan siluet modern. Penampilan ini menegaskan bahwa hijab tidak harus konservatif; bisa justru menjadi alat ekspresi pemberontakan mode.

Arumi tampil dengan gaya yang kuat dan minimalis. Hijab bermotif berani berpadu dengan busana yang potongannya sederhana namun tegas. Aura kepercayaan dirinya terpancar dari cara berjalan dan sikap di atas panggung — seolah menunjukkan bahwa pakaian religius dan ekspresi diri bisa berjalan beriringan. Dia tidak hanya menjadi model, tetapi juga ikon perubahan.

Irish Bella, di sisi lain, memilih tampilan yang lebih dinamis dengan cutting hijab yang tidak simetris dan warna kontras. Bahan ringan yang digunakan membuat penampilannya terlihat luwes dan nyaman meski potongan cukup eksperimental. Sentuhan warna bold dan desain asimetris dari koleksi tersebut memberi kesan bahwa hijab bisa bebas dan modern sekaligus bermakna.

Penampilan keduanya mencerminkan kekuatan Arinna Premium Hijab sebagai brand lokal yang terus berinovasi. Desainer lokal yang berada di balik koleksi Edgy Series ini menunjukkan kemampuan untuk mengeksplorasi motif dan potongan yang tidak biasa, sekaligus tetap mempertahankan identitas busana muslim. Panggung SFP menjadi ajang sempurna bagi desainer ini untuk menunjukkan kreativitasnya.

Sebagai tokoh publik sekaligus figur representatif masa kini, Arumi juga menggunakan kesempatan ini untuk menyuarakan dukungan terhadap mode lokal. Dengan cara ini, ia turut mendorong pertumbuhan industri fashion muslim di Jawa Timur dan nasional. Penampilannya di panggung bukan hanya soal estetika, tetapi juga pesan pemberdayaan desainer lokal.

Irish Bella, dalam kesempatan itu, menyebut bahwa koleksi Arinna terasa sangat relevan dengan kebutuhan perempuan muslim modern. Menurutnya, menutup aurat bukan berarti harus menyerahkan gaya dan kenyamanan — justru sebaliknya. Potongan asimetris dan bahan ringan dari koleksi Edgy Series memberinya kebebasan berekspresi.

Tema “Rebellion” dari SFP 2025 sendiri cocok sekali dengan spirit koleksi ini. Karya-karya yang ditampilkan menolak batasan tradisional, mengajak pemakai hijab untuk berani berekspresi melalui warna, potongan, dan identitas. Arumi dan Irish pun menjadi wajah nyata dari pemberontakan elegan di dunia mode muslim.

Penampilan keduanya tidak hanya menarik perhatian pengunjung, tetapi juga mendapat apresiasi dari media mode dan pecinta hijab. Banyak yang menyebut bahwa kolaborasi ini menunjukkan bahwa hijab bisa jauh dari stereotip dan tetap relevan dengan tren kekinian. Mereka menjadi inspirasi bagi banyak perempuan untuk bereksperimen dengan gaya hijab secara kreatif.

Tak sebatas catwalk, partisipasi Arumi dan Irish juga memberikan momentum penting bagi desainer lokal Arinna Premium Hijab. Melalui panggung besar seperti SFP, brand mereka bisa mendapatkan visibilitas tinggi, dan koleksi Edgy Series berpeluang menjadi salah satu tren busana muslim yang digemari.

Bagi para pengunjung SFP dan pecinta fashion muslim, momen ini diharapkan menjadi inspirasi bahwa hijab bukan hanya soal tradisi, tetapi juga wadah kreativitas. Penampilan Arumi dan Irish membuka ruang diskusi: bagaimana hijab bisa menjadi medium ekspresi diri tanpa kehilangan nilai religius.

Akhirnya, kehadiran Arumi Bachsin dan Irish Bella di SFP 2025 tidak sekadar sebagai model — mereka menjadi simbol pemberontakan halus melalui fashion muslim. Dengan koleksi hijab yang eksperimental, mereka menunjukkan bahwa sofistikasi dan makna bisa dijalin dalam satu helai kain.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.