Jakarta, Semangatnews.com – Luna Maya baru saja mengumumkan bahwa dirinya membeli sebidang tanah seluas 5.300 meter persegi di Yogyakarta. Tanah tersebut masih berupa kebun dengan pemandangan alami yang menawan, jauh dari keramaian kota.
Dalam rekaman video, ia bersama suami, Maxime Bouttier, dan ibunda, meninjau langsung lokasi tanah. Mereka juga terlihat menandatangani dokumen formal sebagai bagian dari proses legalisasi kepemilikan.
Luna mengaku memilih Jogja untuk investasinya bukan tanpa alasan sentimental. Ia pernah bermimpi menikah di kota ini, terutama di hotel Amanjiwo yang memiliki nuansa Jawa klasik, meski rencana itu sempat tertunda.
Ia menyebut bahwa dahulu rencana pernikahannya di Amanjiwo batal karena biaya terlalu tinggi. Kini, dengan membeli tanah di Jogja, Luna seolah mewujudkan bagian dari mimpi masa lalu yang tertunda.
Lahan yang dibeli ini bukan hanya alat investasi, tetapi juga bagian dari visi pribadi Luna. Ia menyatakan ingin menanam pohon buah di atas tanah tersebut, menjadikannya sebagai kebun yang produktif sekaligus indah.
Momen pembelian lahan menegaskan kedekatan keluarganya. Ibunda Luna hadir sebagai saksi dalam penandatanganan akta jual beli, menunjukkan bahwa proyek ini adalah proyek keluarga, bukan hanya milik individu.
Maxime Bouttier pun ikut menapaki kontur lahan dan berdiskusi dengan Luna mengenai potensi pengembangan tanah tersebut, sebagai bagian dari komitmen jangka panjang mereka berdua.
Pilihan ini juga mencerminkan akar budaya Luna dan Maxime. Pasangan ini sebelumnya memilih adat Jawa dalam pernikahan mereka, yang menunjukkan pentingnya identitas Jawa dalam cerita hidup mereka.
Ada analisis menarik dari pengamat properti: tanah hijau di Jogja kini semakin langka dan bernilai, sehingga pembelian lahan seluas ribuan meter persegi bisa menjadi langkah cerdas bagi selebriti seperti Luna.
Meski demikian, tantangan pengelolaan tanah seluas itu tidak kecil. Perawatan, legalitas, dan pengembangan lahan harus direncanakan dengan jeli agar investasi tersebut bisa tumbuh berkelanjutan.
Akhirnya, langkah ini menunjukkan kombinasi antara nostalgia, investasi, dan kepedulian terhadap warisan budaya. Bagi Luna Maya, membeli tanah di Jogja bukan hanya langkah bisnis, tetapi juga simbol perjalanan hidup yang penuh makna.(*)
