Padang Panjang, Semangatnews.com – Operasi evakuasi warga yang terjebak longsor di kawasan Jembatan Kembar, Kelurahan Silaing Bawah, memasuki hari kedua pada Jumat (28/11). Tim gabungan terus mempercepat proses penyelamatan seiring masih terputusnya akses utama akibat material longsor yang menumpuk di badan jalan.
Sejak pagi, petugas dari berbagai unsur bergerak secara terkoordinasi untuk memastikan seluruh warga yang masih berada di lokasi dapat dipindahkan ke tempat yang lebih aman. Mereka bekerja tanpa jeda mengingat situasi lapangan yang masih labil dan berpotensi menimbulkan longsor susulan.
Untuk menjangkau warga yang terisolasi, tim gabungan membangun jembatan darurat menggunakan kayu dan bambu. Struktur sederhana ini menjadi akses penting untuk memindahkan warga satu per satu ke arah yang bisa dijangkau ambulans maupun kendaraan operasional.
Di titik evakuasi, dua unit ambulans terus siaga menunggu warga yang membutuhkan perawatan medis. Petugas kesehatan juga disiagakan untuk memberikan penanganan awal kepada warga yang mengalami luka ringan atau kelelahan.
Empat alat berat turut dioperasikan untuk mempercepat proses pembersihan jalur yang tertutup. Alat berat difokuskan menggeser batu besar dan tanah tebal yang menutup total akses kendaraan menuju lokasi, sementara dua mobil pemadam kebakaran membantu penyemprotan material yang licin.
Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, melalui Wakil Wali Kota Allex Saputra menegaskan bahwa seluruh unsur pemerintah bergerak maksimal. Ia mengatakan prioritas saat ini adalah menyelamatkan warga dan memastikan jalur utama dapat kembali digunakan.
Menurut Allex, Wali Kota menginstruksikan agar seluruh potensi daerah dikerahkan tanpa menunggu perintah lanjutan. Kondisi darurat menuntut seluruh personel bekerja cepat dan responsif di lapangan.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak memasuki area bencana jika tidak memiliki kepentingan mendesak. Kerumunan dikhawatirkan menghambat petugas yang sedang bekerja dan menambah risiko keselamatan.
Cuaca menjadi salah satu faktor yang sangat menentukan. Allex berharap kondisi tetap stabil sehingga pembersihan jalur dapat diselesaikan sesegera mungkin tanpa gangguan hujan deras yang berpotensi memicu longsor tambahan.
Di sisi lain, sebagian warga telah berhasil dievakuasi melalui jalur rel kereta api dengan pengawalan ketat petugas. Beberapa lainnya dipandu melintasi timbunan tanah dengan peralatan keselamatan sebelum dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan.
Dengan upaya yang terus dimaksimalkan, Pemko berharap seluruh jalur vital dapat kembali berfungsi seiring seluruh warga yang terdampak berhasil dievakuasi dengan aman.(eti)
