Jakarta, Semangatnews.com – Program belanja besar‑besaran “BINA Indonesia Great Sale 2025” resmi digelar sejak 18 Desember 2025 dengan harapan menggairahkan konsumsi masyarakat menjelang libur Natal dan Tahun Baru. Ajang diskon ini diluncurkan sebagai bagian dari upaya pemerintah dan pelaku ritel untuk menjaga momentum belanja masyarakat di akhir tahun.
Acara tersebut diikuti oleh ratusan peritel yang tersebar di lebih dari 400 pusat perbelanjaan di seluruh Indonesia, menawarkan potongan harga hingga 80 persen untuk berbagai produk. Pemerintah juga menyiapkan insentif diskon tambahan bagi wisatawan mancanegara melalui skema tax refund sebesar 11 persen, guna menarik lebih banyak pengunjung asing sekaligus mendorong pariwisata belanja.
Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan bahwa penyelenggaraan BINA Great Sale 2025 tidak hanya bertujuan meningkatkan penjualan ritel, tetapi juga memperkuat daya tarik Indonesia sebagai destinasi wisata belanja. Program ini dianggap sebagai penggerak utama konsumsi yang sekaligus mampu mendukung pertumbuhan ekonomi nasional di tengah tekanan global.
Gelaran ini berlangsung hingga 4 Januari 2026, sehingga memberikan jangka waktu belanja yang panjang bagi masyarakat luas. Selama periode tersebut, hampir setiap mal dan pusat perbelanjaan besar di kota‑kota besar ikut serta memberikan diskon besar untuk produk fashion, elektronik, kebutuhan sehari‑hari, hingga barang‑barang premium.
Selain potongan harga besar, acara ini juga menghadirkan pengalaman belanja yang lebih variatif dengan berbagai aktivitas menarik bagi pengunjung, mulai dari hiburan hingga program hadiah untuk pembelanja. Ini menjadi daya tarik tersendiri di samping diskon besar yang ditawarkan.
Target transaksi yang dipatok panitia penyelenggara mencapai Rp 30 triliun, angka yang jika tercapai, akan menjadi kontribusi penting terhadap sektor ritel nasional di penghujung tahun. Target ini juga mencerminkan optimisme pelaku usaha terhadap kondisi permintaan domestik yang masih memiliki potensi kuat meskipun menghadapi tantangan ekonomi global.
Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) turut menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan acara ini, berharap program diskon besar akan merangsang minat belanja konsumen dan membantu gerai‑gerai ritel bertahan di tengah dinamika pasar yang berubah.
Program ini juga menjadi wadah penting untuk memperluas eksposur produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di berbagai mal dan pusat perbelanjaan, sehingga pelaku UMKM mendapatkan ruang lebih besar untuk memasarkan produknya kepada masyarakat yang lebih luas.
Para pelaku industri ritel berharap momentum akhir tahun ini dimanfaatkan dengan baik oleh konsumen untuk memenuhi kebutuhan serta memanfaatkan harga diskon yang tak jarang lebih murah dibandingkan periode lainnya.
Ada juga harapan bahwa program ini dapat memberikan efek domino positif terhadap sektor lain seperti logistik, jasa, dan pariwisata, karena tingginya mobilitas masyarakat yang merayakan libur Nataru sambil berbelanja.
Beberapa pengunjung menyambut baik diskon besar ini karena dianggap menjadi kesempatan langka untuk membeli barang kebutuhan akhir tahun dengan harga lebih terjangkau. Bahkan sejumlah wisatawan mancanegara turut merencanakan kunjungannya untuk menikmati suasana belanja di Indonesia pada periode ini.
Meski target transaksi yang tinggi menjadi tantangan tersendiri, pemerintah dan asosiasi ritel optimis pencapaian tersebut bisa terwujud dengan dukungan penuh dari pelaku usaha dan respons positif dari konsumen.
Penyelenggaraan BINA Indonesia Great Sale 2025 ini menjadi salah satu momen penting bagi sektor ritel untuk menutup tahun dengan optimisme lebih kuat, sekaligus membuka peluang bagi perekonomian nasional untuk melaju positif di awal tahun mendatang.(*)
