Jakarta, Semangatnews.com – Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia memastikan bahwa hingga saat ini belum diperlukan langkah evakuasi terhadap 329 Warga Negara Indonesia yang berada di Iran. Penilaian tersebut dilakukan berdasarkan pemantauan langsung terhadap kondisi keamanan di lapangan.
Kemlu menyampaikan bahwa seluruh WNI yang tercatat berada di Iran saat ini berada dalam kondisi relatif aman. Mereka tersebar di sejumlah wilayah, dengan konsentrasi terbesar berada di Kota Qom, serta beberapa kota lain yang menjadi pusat aktivitas pendidikan dan keagamaan.
Pemantauan dilakukan secara intensif oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tehran yang terus berkoordinasi dengan otoritas setempat dan menjalin komunikasi aktif dengan para WNI. Setiap perkembangan situasi keamanan dilaporkan secara berkala kepada pemerintah pusat.
Keputusan untuk belum melakukan evakuasi didasarkan pada hasil asesmen yang menunjukkan bahwa aktivitas sehari-hari WNI masih dapat berjalan dengan normal dan belum terdampak langsung oleh situasi keamanan yang berkembang di sejumlah wilayah Iran.
Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa kesiapsiagaan tetap menjadi prioritas. Rencana kontingensi telah disiapkan dan dapat segera diaktifkan apabila terjadi peningkatan eskalasi yang berpotensi mengancam keselamatan warga negara Indonesia.
KBRI Tehran juga telah mengeluarkan imbauan kepada seluruh WNI agar meningkatkan kewaspadaan dan menghindari lokasi-lokasi yang berpotensi terjadi kerumunan atau gangguan keamanan, sembari tetap menjaga ketenangan.
Imbauan tersebut bertujuan agar para WNI dapat mengambil langkah pencegahan secara mandiri dan tetap memprioritaskan keselamatan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari selama berada di Iran.
Situasi di Iran dalam beberapa waktu terakhir diketahui mengalami dinamika sosial dan keamanan di sejumlah kota besar. Pemerintah Indonesia terus mengikuti perkembangan tersebut melalui jalur diplomatik dan laporan resmi perwakilan di lapangan.
Kemlu menegaskan bahwa perlindungan WNI di luar negeri merupakan mandat utama yang terus dijalankan secara konsisten, termasuk dengan memastikan akses bantuan dan informasi tetap terbuka bagi seluruh warga negara.
Selain pemantauan langsung, Kemlu juga menjaga koordinasi dengan keluarga WNI di Indonesia untuk memberikan informasi yang akurat dan mencegah munculnya kekhawatiran berlebihan akibat informasi yang tidak terverifikasi.
Pemerintah mengimbau masyarakat di Tanah Air untuk tetap tenang dan mempercayakan penanganan situasi ini kepada mekanisme resmi yang telah disiapkan oleh negara.
Ke depan, Kemlu bersama KBRI Tehran akan terus melakukan evaluasi situasi secara berkala dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan demi menjamin keselamatan seluruh WNI di Iran.(*)
