Jakarta, Semangatnews.com – Aktris dan produser Prilly Latuconsina mengejutkan publik industri film Indonesia setelah mengumumkan pengunduran dirinya dari rumah produksi Sinemaku Pictures, yang ia dirikan bersama Umay Shahab dan Yahni Dhamayanti sejak 2019. Pengumuman itu ia sampaikan melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Senin, 19 Januari 2026.
Dalam unggahannya, Prilly menulis, “Hari ini secara resmi aku menyatakan pengunduran diriku dari Sinemaku Pictures, baik sebagai pemegang saham maupun sebagai anggota direksi,” menandai berakhirnya peran aktifnya dalam rumah produksi yang telah berjalan sekitar enam tahun.
Keputusan besar tersebut diambil Prilly setelah melalui pertimbangan matang. Ia mengungkapkan bahwa keputusannya itu bukan karena konflik internal, melainkan kebutuhan pribadi untuk mengejar ruang kreativitas yang lebih luas dan sesuai dengan visinya sendiri.
Prilly mengatakan bahwa langkah mundur ini bukan berarti mengakhiri perjalanan kariernya di dunia perfilman Indonesia. Sebaliknya, ia melihatnya sebagai awal baru untuk mengeksplorasi bentuk karya yang lebih jujur dan memikul tanggung jawab penuh atas suara kreatif yang ingin ia bangun.
Rumah produksi Sinemaku Pictures dikenal telah menghasilkan sejumlah film yang mendapat perhatian publik, seperti Kukira Kau Rumah, Ketika Berhenti di Sini, Temurun, dan Bolehkah Sekali Saja Kumenangis. Prestasi tersebut menjadikan Sinemaku sebagai salah satu wajah perfilman yang relevan dalam beberapa tahun terakhir.
Di tengah respons warganet yang ramai membanjiri unggahan Prilly, kekasihnya, Omara Esteghlal, juga ikut memberi dukungan penuh. Ia menulis bahwa dirinya sangat bangga dengan keputusan Prilly dan siap menjadi pendukung nomor satu dalam langkah barunya.
Rekan pendiri Sinemaku, Umay Shahab, turut menyampaikan pesan haru dan apresiasi atas kontribusi Prilly selama enam tahun bersama. Umay mengucapkan terima kasih atas perjalanan menyenangkan dan mendoakan kesuksesan Prilly di langkah berikutnya.
Prilly juga berterima kasih kepada seluruh tim Sinemaku yang telah bekerja bersama selama ini. Ia menegaskan bahwa dukungan mereka menjadi bagian penting dalam perjalanan rumah produksi tersebut di industri kreatif Indonesia.
Tidak ketinggalan, Prilly menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para penonton setia yang telah mengikuti karya‑karya Sinemaku Pictures. Ia menyebut dukungan publik sebagai alasan penting yang membuat kiprahnya di dunia perfilman begitu berarti.
Keputusan ini juga memicu respons dari penggemar dan netizen yang berharap Prilly tetap aktif berkarya, baik di depan layar maupun di belakang layar. Banyak yang menyatakan antusiasme terhadap proyek berikutnya yang akan ia jalani secara mandiri.
Meski meninggalkan Sinemaku Pictures, Prilly menegaskan bahwa jejaknya dalam rumah produksi itu tetap menjadi bagian penting dari kariernya. Ia berharap Sinemaku akan terus berkembang dan menghadirkan cerita‑cerita bermakna bagi penonton Indonesia.
Langkah Prilly ini dipandang sebagai momentum bagi aktris berusia 29 tahun itu untuk menjelajahi babak baru dalam hidup kreatifnya, memperluas kontribusi dalam perfilman nasional, dan menunjukkan kemampuan seni yang lebih beragam di masa depan.(*)
